Wartalive.co.id – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe melalui program Great Talk menggelar diskusi bertema “Respect Your Self: Diri, Batasan dan Masa Depan” secara daring melalui Zoom, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB itu menghadirkan narasumber inspiratif Imelda Riris Damayahthi, penerima SATU Indonesia Award 2026 di bidang pendidikan diikuti puluhan jurnalis serta ratusan pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah.
Kegiatan dibuka oleh General Manager Operasional PTAR, Wira Dharma Putra, yang menyampaikan bahwa diskusi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan edukasi dan motivasi kepada generasi muda agar mampu mengenali potensi diri, memahami batasan, serta mempersiapkan masa depan dengan lebih baik.
Tema “Respect Your Self: Diri, Batasan dan Masa Depan”, ini sangat penting, khususnya bagi generasi muda yang sedang mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
Baca Juga : Polisi Ciduk Bandar Sabu dengan 86 Paket di Pematangsiantar
” Saya pribadi telah berkecimpung selama kurang lebih 25 tahun di dunia pertambangan. Dalam perjalanan tersebut, saya belajar bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis atau kecerdasan semata, tetapi juga oleh bagaimana seseorang mengenal dirinya sendiri, memahami batasannya, menjaga integritas, serta memiliki tujuan hidup yang jelas, ” ujarnya.
Menurutnya, dunia kerja, termasuk industri pertambangan, penuh dengan tantangan dan tekanan. Karena itu, kemampuan untuk menghargai diri sendiri menjadi sangat penting. Ketika kita memahami nilai diri, kita akan lebih bijak dalam mengambil keputusan, lebih kuat menghadapi tekanan, dan mampu membangun hubungan kerja yang sehat dengan orang lain.
” Saya juga percaya bahwa masa depan yang baik dibangun dari karakter yang kuat. Pengetahuan bisa dipelajari, pengalaman bisa dicari, tetapi karakter, disiplin dan rasa hormat terhadap diri sendiri harus dibentuk sejak dini, ” terangnya
Dijelaskannya, penghargaan terhadap diri sendiri merupakan langkah awal dalam membangun karakter yang kuat dan sehat di tengah tantangan kehidupan saat ini.
” Karena itu, PTAR terus mendorong hadirnya ruang-ruang diskusi yang edukatif dan inspiratif bagi masyarakat, ” katanya.
Kami juga sangat mengapresiasi kehadiran narasumber Ibu Imelda Riris Damayahthi, penerima SATU Indonesia Award 2026 di bidang pendidikan, yang akan berbagi pengalaman dan inspirasi kepada kita semua pada hari ini.
” Kami sangat mengapresiasi kehadiran narasumber Ibu Imelda Riris Damayahthi, penerima SATU Indonesia Award 2026 di bidang pendidikan, yang akan berbagi pengalaman dan inspirasi kepada kita semua pada hari ini, ” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, PT AR berharap dapat menghadirkan ruang belajar dan berbagi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin percaya diri dalam meraih cita-cita dan tidak takut menghadapi tantangan zaman.
” Semoga diskusi ini memberikan manfaat, membuka wawasan baru, dan menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik, ” tuturnya.
Sementara itu narasumber Imelda Riris Damayahthi dalam pemaparannya menekankan pentingnya pembentukan karakter pelajar sebagai pondasi utama dalam menentukan masa depan anak dan mengajak peserta untuk lebih menghargai diri sendiri dengan memahami nilai, kemampuan, serta batasan pribadi.
Ia menilai, kesadaran terhadap diri sendiri sangat penting agar seseorang dapat menentukan arah hidup dan masa depan secara positif.
Penerima SATU Indonesia Award 2026 di bidang pendidikan tersebut juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental, membangun rasa percaya diri, serta berani mengambil keputusan yang baik demi masa depan.
” Keberhasilan seorang anak tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh karakter, sikap dan kemampuan dalam menghargai diri sendiri maupun orang lain, ” paparnya
Menurut Imelda, pelajar saat ini hidup di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang sangat cepat. Karena itu, anak-anak harus memiliki karakter yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif.
Karakter seperti disiplin, tanggung jawab, jujur, percaya diri dan kemampuan mengendalikan diri menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan masa depan.
Ia juga menyoroti pentingnya peran keluarga dan lingkungan pendidikan dalam membentuk mental serta pola pikir anak.
Orang tua dan guru dinilai harus mampu menjadi pendamping yang tidak hanya menuntut prestasi, tetapi juga mendukung kesehatan mental dan perkembangan emosional anak.
“ Anak-anak perlu diajarkan untuk mengenali potensi dirinya, memahami batasannya, dan berani menentukan masa depan sesuai kemampuan serta minatnya, ” ujar Imelda dalam diskusi tersebut.
Lihat Juga : Empat Pelaku Narkoba Diciduk dalam Gerebek Rel Tembung
Selain itu, Imelda mengingatkan agar pelajar tidak takut gagal. Karena menurutnya, kegagalan merupakan bagian dari proses belajar yang dapat membentuk mental tangguh dan sikap pantang menyerah.
Ia mendorong generasi muda untuk terus belajar, membangun karakter positif, serta memiliki mimpi yang jelas demi masa depan yang lebih baik.
Paparan tersebut mendapat respons positif dari peserta yang mengikuti kegiatan secara daring. Bahkan banyak peserta antusias berdiskusi mengenai tantangan pendidikan, perkembangan karakter anak, hingga cara mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan zaman.(Wan)

