Wartalive.co.id – Tim Supervisi Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut), melaksanakan kegiatan supervisi dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026 di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), berlangsung di aula Sarasi Lantai III Kantor Bupati Tapsel, di Sipirok, Jumat (8/5/2026).
Supervisi meliputi pembinaan tertib administrasi PKK, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), UP2K PKK, Aku Hatinya PKK, hingga pelayanan IVA Test sebagai upaya deteksi dini kesehatan perempuan.
Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Tapsel H. Sofyan Adil Siregar, jajaran pengurus TP PKK Provinsi Sumut, Staf Ahli PKK Kabupaten Tapsel Ny. Zakia Jafar Syahbuddin Ritonga, Ketua II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga Ny. Ira Sofyan Adil Siregar, para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, camat, serta Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa binaan se-Tapsel.
Baca Juga : Great Talk PT Agincourt Resources Soroti Pengembangan Diri Generasi Muda
Dalam sambutan Ketua TP PKK Provinsi Sumut Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution yang dibacakan Sekretaris I TP PKK Sumut Budi Prayogi menyampaikan bahwa kegiatan supervisi HKG PKK menjadi momentum penting memperkuat komitmen kader PKK dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga dan kesejahteraan masyarakat.
“ Peringatan HKG PKK tahun ini mengusung tema Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita dan Wujudkan Indonesia Emas 2045. Tema ini menegaskan bahwa kader PKK di semua tingkatan harus semakin aktif mendukung pembangunan nasional melalui penguatan keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat, ” ujar Budi Prayogi.
Ia menambahkan, kelompok Dasawisma memiliki peran strategis sebagai ujung tombak gerakan PKK, terutama dalam pendataan keluarga, pembinaan, serta pelaksanaan program langsung di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan supervisi ini, TP PKK Provinsi Sumut ingin melihat langsung implementasi program di daerah sekaligus memberikan pembinaan guna meningkatkan kualitas pelaksanaan tertib administrasi PKK, PAAR, UP2K PKK, Aku Hatinya PKK, dan IVA Test.
Pada kesempatan itu juga diperkenalkan inovasi digital berupa aplikasi SIPANDA (Sistem Informasi Pelaporan Data PKK Sumut) yang diharapkan dapat membantu kader PKK melakukan pendataan dan pelaporan secara tertib, akurat, serta terintegrasi berbasis digital.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tapsel Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Supervisi PKK Provinsi Sumut yang memberikan pembinaan langsung kepada kader PKK di daerah.
Ia menjelaskan, Kabupaten Tapsel sebelumnya mengalami bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor pada akhir November 2025 yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat, termasuk hilangnya mata pencaharian akibat rusaknya lahan pertanian.
Sebagai bentuk kepedulian, TP PKK Tapsel melalui program UP2K PKK merencanakan pelatihan peningkatan ekonomi keluarga bagi masyarakat terdampak bencana.
Program tersebut akan dilaksanakan di satu Hunian Tetap (Huntap) dan tiga Hunian Sementara (Huntara), dengan dukungan dana TKD yang bersumber dari APBN.
“ Tahun ini Kabupaten Tapsel mengikuti lomba Desa Binaan dalam lima kategori HKG PKK dan satu kategori Hari Keluarga Nasional (Harganas). Pembinaan telah dilakukan sejak awal melalui pelatihan, sosialisasi, serta kolaborasi dengan OPD terkait agar program PKK selaras dengan pembangunan daerah, ” jelasnya.
Adapun Desa Binaan yang mengikuti penilaian meliputi Desa Telo untuk Kategori Tertib Administrasi, Desa Aek Badak Julu Kategori PAAR, Desa Sugi Kategori UP2K PKK, Desa Huraba Kategori Aku Hatinya PKK, Kecamatan Muara Batangtoru Kategori IVA Test, serta Desa Bulu Mario untuk lomba Posyandu Kategori Harganas.
Wakil Bupati Tapsel H. Jafar Syahbuddin Ritonga dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran PKK dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama pembangunan sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat harus dimulai dari penguatan keluarga.
“ Ke depan tantangan pembangunan semakin kompleks, sehingga PKK harus mampu beradaptasi dengan perubahan, termasuk perkembangan teknologi dan dinamika sosial masyarakat, ” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan laporan pelaksanaan program PKK dari seluruh jenjang kepada Tim Supervisi Provinsi yang diterima langsung oleh Ketua Tim Supervisi.
Lihat Juga : Polisi Ciduk Bandar Sabu dengan 86 Paket di Pematangsiantar
Dalam arahannya, Sekretaris II TP PKK Provinsi Sumut Ibu Siti Banina menegaskan, kegiatan pembinaan bukan sekadar seremonial, melainkan evaluasi nyata terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di lapangan.
Monitoring lanjutan direncanakan dilakukan pada Juni mendatang untuk melihat perkembangan desa binaan secara langsung.
” Melalui kegiatan supervisi ini, Gerakan PKK di Kabupaten Tapsel diharapkan semakin tertib administrasi, inovatif, dan berdaya guna dalam mewujudkan keluarga sehat, mandiri dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045, ” kata Siti Banina
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat, ditandai dengan penampilan yel-yel dari masing-masing desa binaan yang menunjukkan kekompakan kader PKK Tapsel. (Wan)

