Tuesday, October 13, 2026

Kapolres Tapsel Tekankan Perlindungan Siswa Sekolah Rakyat

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Anton Santoso, menegaskan bahwa anak-anak yang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat harus mendapatkan perhatian dan perlindungan bersama.

Hal itu disampaikan AKBP Anton saat menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi I Sumatera Utara Tahun Ajaran 2026/2027 di Desa Kilang Papan, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, Senin (10/8/2026).

- Advertisement -

Menurut Kapolres, keberadaan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman merupakan bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang serta keberhasilan proses belajar para siswa.

“ Anak-anak yang saat ini menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat merupakan generasi penerus yang harus mendapatkan perhatian dan perlindungan bersama, ” ujar AKBP Anton.

Baca Juga : Kontingen Tapsel Resmi Dilepas Menuju Jamnas XII

Ia menambahkan, lingkungan sekolah yang aman akan memberikan ruang bagi para siswa untuk belajar, mengembangkan potensi, serta membentuk karakter yang baik.

“ Dengan lingkungan yang aman, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi dan memiliki karakter yang baik, ” katanya.

AKBP Anton juga menegaskan kesiapan Polri untuk mendukung berbagai program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk program pendidikan melalui Sekolah Rakyat.

“ Polri siap mendukung setiap program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat, ” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tapsel turut mengingatkan para siswa agar menjaga kedisiplinan dan menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat menghambat masa depan.

“ Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Jadilah generasi yang disiplin, patuh terhadap aturan, dan terus berusaha meraih cita-cita, ” pesan AKBP Anton.

Lihat Juga : Lantik 10 Pejabat, Bupati Dorong Percepatan Program

Sebagai informasi, pada tahun ajaran perdana 2026/2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi I Sumatera Utara menerima sebanyak 270 peserta didik, terdiri dari 90 siswa tingkat SD, 90 siswa tingkat SMP, dan 90 siswa tingkat SMA.

Para peserta didik tersebut berasal dari keluarga kurang mampu yang telah melalui proses seleksi dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tapsel.

Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan mampu memperluas akses pendidikan sekaligus memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak, aman.dan berkualitas.(Wan)

Warta Terbaru

Ketua TP Posyandu Labusel Sosialisasikan 6 SPM di SMP Negeri 1 Langga Payung, Cegah stanting dari Hulu

Warlalive.co.id, LABUHANBATU SELATAN -- Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Ny. Indah Fery Simatupang, menyosialisasikan enam Standar...

Artikel Menarik Lainnya