Wartalive.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Rawi Ritonga, meminta pembangunan infrastruktur jalan Provinsi jurusan Sipirok – Arse – Saipar Dolok Hole (SD Hole) – Aek Bilah hingga Batas Padang Lawas Utara (Paluta), terus dilanjutkan dan tidak terhenti pada tahun anggaran 2026.
Rawi menilai pembangunan jalan tersebut sangat penting bagi masyarakat karena menjadi salah satu akses utama untuk mendukung mobilitas warga serta aktivitas perekonomian di wilayah Dapil II.
“ Pembangunan ini tentu kita apresiasi. Namun, kita berharap jangan berhenti sampai di sini. Pembangunan jalan harus terus dilanjutkan secara bertahap hingga tahun 2027, ” ujar Rawi Ritonga, Senin (10/8/2026)
Politisi Partai Golkar tersebut mengatakan, masih terdapat sejumlah ruas jalan yang membutuhkan penanganan.
Baca Juga : Kapolres Tapsel Tekankan Perlindungan Siswa Sekolah Rakyat
Karena itu, ia berharap pemerintah dapat menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai program berkelanjutan.
“ Jangan sampai pembangunan hanya selesai di satu titik, sementara masih ada ruas lain yang kondisinya membutuhkan perhatian. Kita ingin konektivitas Sipirok, Arse, SD Hole dan Aek Bilah semakin baik, ” katanya.
Menurut Rawi, peningkatan kualitas jalan akan memberikan dampak langsung terhadap masyarakat, terutama dalam mengangkut hasil pertanian.
“ Kalau jalan bagus, masyarakat lebih mudah membawa hasil pertanian. Biaya transportasi juga bisa lebih efisien dan akses menuju daerah lain semakin lancar. Ini tentunya akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat, ” ungkapnya.
Rawi kembali menegaskan bahwa keberlanjutan pembangunan menjadi hal penting agar manfaat pembangunan infrastruktur dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
“vKita berharap pemerintah provinsi dan kabupaten terus bersinergi. Jalan Sipirok–Aek Bilah jangan terhenti. Secara bertahap bisa dituntaskan sehingga masyarakat mendapatkan akses jalan yang layak dan konektivitas antarwilayah semakin kuat, ” pungkasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu yang dinilai memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
“ Masyarakat sudah lama menantikan kondisi jalan yang lebih baik. Mudah-mudahan dengan perbaikan ini mobilitas masyarakat semakin lancar dan perekonomian di Arse hingga Aek Bilah ikut meningkat, ” terangnya.
Sementara itu, Darma, warga Arse yang juga Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Arse, menyambut positif pembangunan jalan tersebut.
Ia berharap perhatian pemerintah terhadap infrastruktur jalan di Aek Bilah dapat terus ditingkatkan.
“ Kami sangat mengapresiasi pembangunan jalan ini. Harapan kami, pembangunan tidak berhenti pada tahun ini, tetapi terus dilanjutkan sampai seluruh ruas yang membutuhkan perbaikan dapat ditangani, ” ujar Darma.
Darma menilai, pembangunan jalan yang baik sangat dibutuhkan masyarakat Aek Bilah karena mayoritas warga beraktivitas di sektor pertanian dan perkebunan.
“ Jalan yang bagus sangat membantu masyarakat. Hasil pertanian lebih mudah dibawa keluar dan aktivitas warga juga semakin lancar, ” katanya.
Lihat Juga : Kontingen Tapsel Resmi Dilepas Menuju Jamnas XII
Sekedar informasi, pada tahun anggaran 2026, pembangunan infrastruktur jalan di tiga titik di wilayah tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp60 miliar.
Rinciannya, pembangunan ruas Sipirok – Arse – Simpang Tandosan sepanjang 4 kilometer dengan anggaran Rp24 miliar.
Kemudian ruas Simpang Tandosan – Sipanggimbar, Kecamatan SD Hole, sepanjang 3 kilometer dengan anggaran Rp18 miliar.
Selanjutnya, pembangunan ruas Sipanggimbar – Tolang, Kecamatan Aek Bilah hingga Batas Kabupaten Paluta sepanjang 3 kilometer dengan anggaran Rp18 miliar.(Wan)

