Sunday, October 11, 2026

Adu Nyawa demi Pangkas Waktu, Pengendara Lawan Arus Marak di Sekitar Kampus Quality Medan

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pelanggaran lalu lintas berupa aksi melawan arus masih marak terjadi di sejumlah titik di Kota Medan. Salah satu lokasi yang menjadi sorotan adalah kawasan sekitar Kampus Quality Medan, Selasa (24/2/2026).

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah pengendara sepeda motor secara terang-terangan melintas berlawanan arah. Mereka menggunakan bahu jalan di sisi yang tidak semestinya demi memangkas waktu tempuh atau menghindari putaran jalan yang dianggap terlalu jauh. Tindakan tersebut menciptakan situasi semrawut dan membahayakan pengguna jalan lain.

- Advertisement -

Pelanggaran dilakukan oleh berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, mahasiswa, hingga pengemudi ojek online. Saat jam sibuk, kondisi lalu lintas semakin rawan karena volume kendaraan meningkat, sementara disiplin berkendara justru menurun.

Baca Juga : Wali Kota Medan Dorong Percepatan Revitalisasi Stadion Teladan Sambut AFF U-20

Keberadaan pengendara yang melawan arus kerap memaksa pengguna jalan di jalur yang benar untuk mendadak mengerem atau menghindar. Kecepatan kendaraan dari arah berlawanan sering kali tidak terprediksi, sehingga berpotensi memicu kecelakaan.

Dika, warga yang setiap hari melintasi kawasan tersebut, mengaku resah dengan kondisi itu. Menurutnya, pelanggaran terjadi hampir setiap waktu dan sudah pada tahap mengkhawatirkan.

“Yang bahayanya itu kalau kita mau menyalip atau memotong dari sebelah kiri, tiba-tiba ada motor dari depan yang lawan arah. Kita tidak menyangka bakal ada kendaraan dari situ karena jalurnya satu arah,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Ia menyebut, insiden kecelakaan akibat pengendara melawan arus sudah beberapa kali terjadi. Meski belum ada laporan korban jiwa yang signifikan, kerugian materiil dan luka ringan akibat senggolan kerap terjadi dan mulai dianggap biasa oleh warga.

Lihat Juga : Jajanan Khas Mandailing Ramai Diburu Warga di Pasar Lama Panyabungan

Menurut Dika, meski pengendara sudah berhati-hati dan mematuhi aturan, risiko kecelakaan tetap ada akibat ulah pelanggar. “Walaupun kita sudah di jalan yang benar, tetap saja ada oknum yang membuat faktor kecelakaan itu sendiri. Jadi harus tetap waspada dari segala arah,” katanya.

Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian dan dinas perhubungan setempat. Warga berharap ada penempatan personel dan penindakan tegas agar pelanggaran tidak terus berulang. Tanpa penegakan hukum yang konsisten, kawasan sekitar Kampus Quality Medan berpotensi terus menjadi titik rawan kecelakaan. (Febrian)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya