Monday, October 12, 2026

Aek Bilah Bergema, MTQ ke-58 Tapsel Resmi Dibuka

Baca Juga

Wartalive.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-58 Tingkat Kabupaten Tapsel Tahun 2026 di Lapangan Bola Biru Bagusi, Desa Biru, Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapsel Kamis (21/5/2026) malam.

Pembukaan MTQ berlangsung semarak dan penuh nuansa religius. Ribuan masyarakat memadati arena acara bersama 15 kafilah dari seluruh Kecamatan di Tapsel.

- Advertisement -

Kehadiran kontingen lintas agama seperti HKBP dan GKPA turut memberi warna tersendiri dan menjadi simbol kuat kerukunan masyarakat di daerah itu.

Hadir pada pembukaan MTQ ke-58 itu Wakil Bupati Tapsel H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, Sekda Tapsel H. Sofyan Adil Siregar, unsur Forkopimda Tapsel, pimpinan OPD, para Camat se Tapsel, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi seperti KONI, Pramuka, MUI, pimpinan perusahaan, pimpinan Bank Sumut, Kepala Desa, serta ribuan masyarakat yang memadati arena MTQ di Desa Biru, Kecamatan Aek Bilah.

MTQ ke-58 tahun ini mengusung tema “MTQ ke-58 sebagai Momentum Tapsel Bangkit Menuju Generasi Qur’ani yang Unggul dan Berkarakter”.

Tema tersebut ditegaskan Bupati Gus Irawan sebagai refleksi semangat kebangkitan daerah pasca bencana sekaligus upaya membangun generasi muda yang religius dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Gus Irawan menegaskan, MTQ bukan sekadar agenda seremonial tahunan maupun perlombaan mencari juara, melainkan sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

“ Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk dan pedoman hidup bagi umat manusia. Karena itu membaca, mempelajari, mendalami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an merupakan bagian dari ibadah kepada Allah SWT, ” ujar Gus Irawan di hadapan peserta dan tamu undangan.

Ia mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus memperkuat karakter generasi muda Tapsel di tengah tantangan zaman.

Menurutnya, pelaksanaan MTQ di Kecamatan Aek Bilah memiliki makna khusus karena tidak hanya menjadi syiar Islam, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat persatuan masyarakat.

“ Momentum MTQ ini harus menjadi tonggak kebangkitan Tapsel menuju generasi Qur’ani yang unggul dan berkarakter dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, ” kata Gus Irawan yang disambut tepuk tangan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Gus Irawan juga menyinggung kondisi Tapsel pasca banjir bandang dan longsor yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.

Ia menyebutkan, dari 15 Kecamatan di Tapanuli Selatan, hanya Kecamatan Aek Bilah yang tidak terdampak bencana besar tersebut.

Karena itu, kata dia, pemerintah daerah terus melakukan percepatan pemulihan ekonomi dan pembangunan infrastruktur agar Tapsel bangkit lebih kuat dan pulih lebih cepat.

Ia juga mengungkapkan dampak bencana membuat pertumbuhan ekonomi daerah turun drastis pada triwulan akhir 2025, dari sebelumnya berada di atas lima persen menjadi sekitar 2,4 persen.

Untuk mempercepat kebangkitan ekonomi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel bersama Bank Sumut meluncurkan berbagai program bantuan permodalan bagi masyarakat terdampak, termasuk kredit berbunga nol persen hingga akhir tahun.

Selain itu, Pemkab Tapsel juga menggulirkan program “Seribu Kolam” dan gerakan “Seribu Hektare Jagung” guna memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian, peternakan dan perikanan.

“ Potensi pertanian, peternakan dan perikanan di Tapsel harus kita optimalkan. Jika tidak ada modal, Bank Sumut siap membantu dengan bunga ringan bahkan nol persen, ” ungkapnya.

Sorotan lain dalam sambutan Bupati adalah kondisi jalan Provinsi koridor Sipirok – Arse – Aek Bilah yang hingga kini rusak parah.

Gus Irawan mengaku terus memperjuangkan pembangunan jalan tersebut kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu).

Ia bahkan mengungkapkan sengaja mengajak Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) melintasi jalur tersebut saat peresmian Jembatan Aek Sipange pada 5 Maret 2026 lalu agar melihat langsung kondisi jalan menuju Aek Bilah.

“ Saya sengaja menggiring Pak Gubernur lewat jalan itu supaya beliau melihat dan merasakan langsung bagaimana kondisi jalan menuju Aek Bilah, ” ungkapnya

Sementara, Ketua DPRD Tapsel dalam sambutannya yang disampaikan Anggota DPRD dari Fraksi Golkar Muhammad Rawi Ritonga menyebutkan, pelaksanaan MTQ di Aek Bilah menjadi sejarah baru karena digelar di salah satu kecamatan terjauh di Tapsel.

Menurutnya, keputusan menjadikan Aek Bilah sebagai tuan rumah menunjukkan pemerataan perhatian pembangunan dari Pemkab Tapsel.

“ MTQ ke-58 ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena digelar di Kecamatan yang jauh. Ini menjadi semangat baru dan bukti perhatian pemerintah terhadap masyarakat Aek Bilah, ” kata putra daerah Aek Bilah ini.

Sedangkan Tokoh pembangunan Sumut, Syahrul M. Pasaribu, dalam sambutannya mengaku bangga karena untuk pertama kalinya Kecamatan Aek Bilah dipercaya menjadi tuan rumah MTQ tingkat Kabupaten.

Ia menilai pelaksanaan MTQ di wilayah terpencil menjadi bukti nyata pemerataan pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah tanpa membedakan wilayah.

“ Kita berharap status jalan Provinsi ini menjadi perhatian serius sehingga akses menuju Aek Bilah semakin baik dan konektivitas antar wilayah semakin lancar, ” ujarnya.

Camat Aek Bilah, Mangara Tambunan, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Kecamatan Aek Bilah sebagai tuan rumah MTQ ke-58.

Ia menegaskan MTQ bukan sekadar perlombaan, tetapi momentum strategis menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta memperkuat syiar Islam di Tapsel, khususnya di Kecamatan Aek Bilah.

“ Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Bupati beserta rombongan dan seluruh kafilah dari 15 Kecamatan. Ini menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Aek Bilah, ” terangnya

Rangkaian pembukaan MTQ ke 58 tingkat Kabupaten Tapsel diawali pawai ta’aruf pada sore hari dan malam harinya acara pembukaan yang diawali dengan pemukulan bedug diiringi dengan takbir, dilanjutkan dengan pelantikan dewan juri dan dihibur penampilan tari konfigurasi oleh siswa-siswi SD Tolang Kecamatan Aek Bilah.

Nuansa persaudaraan tampak kuat ketika kontingen dari berbagai unsur masyarakat, termasuk umat Kristiani, turut ambil bagian memeriahkan kegiatan yang ditutup dengan pertunjukan kembang api tersebut.(Wan)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya