Wartalive.co.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Padangsidimpuan sejak Kamis (13/3) malam hingga Jumat pagi mengakibatkan banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah. Luapan Sungai Batang Ayumi dan beberapa anak sungai membuat permukiman warga terendam air, jalanan tergenang, serta lalu lintas lumpuh di beberapa titik.
Dampak bencana ini juga berimbas pada dunia pendidikan. Sejumlah sekolah mengalami gangguan aktivitas, bahkan ada yang memutuskan untuk meliburkan siswanya demi keamanan dan keselamatan. Salah satunya adalah Sekolah Swasta Nurul ‘Ilmi Padangsidimpuan.
Kepala Sekolah Nurul ‘Ilmi, Budi Suherman, S.S., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar pada hari ini ditiadakan mengingat kondisi kota yang dalam keadaan darurat banjir. “Untuk menjaga kondusivitas, siswa kami liburkan hari ini. Kegiatan Penilaian Tengah Semester (PTS) yang seharusnya dilaksanakan hari ini akan dijadwal ulang,” ujarnya.
Baca Juga : Marlina Muzakir Santuni Anak Yatim dan Fakir Miskin di Yayasan Halimoen Al Asyi
Ia juga mengimbau para siswa untuk tetap belajar secara mandiri di rumah masing-masing. “Ananda semua dapat menjalankan pembelajaran mandiri di rumah. Semoga semuanya dalam kondisi sehat dan aman,” tutupnya dalam pesan singkat di grup WhatsApp siswa.
Posko Bencana Didirikan di Kantor Wali Kota
Pemerintah Kota Padangsidimpuan telah mendirikan Posko Bencana di Kantor Wali Kota sebagai pusat bantuan dan koordinasi bagi warga terdampak. Posko ini beroperasi selama 24 jam dan siap memberikan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Untuk informasi dan bantuan darurat, warga dapat menghubungi: Ery: 0811-6200-255, Anisa: 0813-7065-5100, Cahyo: 0813-7040-3814, Novil: 0812-1367-4813 dan Dedi: 0821-6440-1754.
Lihat Juga : 30 Kaligrafer LPTQ Menyalin Mushaf Alquran Baiturrahman dengan Tangan
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan saling membantu dalam menghadapi musibah ini. Semoga Kota Padangsidimpuan segera pulih dari bencana ini.(Lds)

