Sunday, October 11, 2026

Aksi Nekat Oknum Pengendara Bongkar Paksa Road Barrier di Jalan Ngumban Surbakti demi Potong Jalan

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kerapihan arus lalu lintas di kawasan Jalan Ngumban Surbakti kembali terganggu akibat ulah tidak bertanggung jawab dari sejumlah oknum pengendara. Penyekat jalan atau road barrier yang dipasang oleh pihak berwenang di salah satu titik persimpangan kedapatan dibongkar paksa sebagian. Aksi ini disinyalir sengaja dilakukan untuk menciptakan celah penyeberangan ilegal bagi kendaraan.

Awalnya, pembukaan pembatas jalan ini hanya terlihat sedikit dan hanya cukup dilewati oleh satu kendaraan roda dua. Namun, pantauan di lokasi pada Jumat (20/2) menunjukkan kondisi yang lebih parah, di mana road barrier tersebut kini digeser cukup lebar. Hal ini memberikan ruang bagi lebih banyak kendaraan untuk memotong jalur secara sembarangan di lokasi yang seharusnya tertutup rapat.

- Advertisement -

Pemasangan road barrier di persimpangan tersebut sebenarnya bukan tanpa alasan. Lokasi ini sebelumnya dikenal sebagai titik kemacetan yang cukup parah akibat banyaknya kendaraan yang memotong arus untuk menyeberang langsung. Dengan penutupan ini, diharapkan arus kendaraan dari kedua arah tetap lancar tanpa adanya hambatan dari kendaraan yang mengantre untuk berbelok atau menyeberang.

Baca Juga : Polsek Sunggal Intensifkan Patroli di Lembah Berkah, Warga: Kondisi Kini Lebih Aman

Kebijakan penutupan jalan ini mengharuskan pengendara untuk melaju sedikit lebih jauh demi mencari titik putaran yang resmi dan lebih aman. Namun, sebagian oknum pengendara merasa keberatan dan enggan membuang waktu untuk memutar lebih jauh. Rasa malas inilah yang kemudian memicu munculnya inisiatif negatif untuk merusak atau menggeser fasilitas pembatas jalan tersebut.

Elfrida, salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi, membenarkan bahwa pembukaan jalan tersebut merupakan ulah tangan jahat oknum yang tidak sabar. “Penutup jalan ini memang sengaja dibuka oleh oknum yang ingin menyeberang, mereka males untuk memutar di depan. Tapi hari ini lebar sekali dibuka penutup jalannya,” ungkap Elfrida.

Menurut pengamatannya, perubahan kondisi pembatas jalan hari ini tergolong cukup ekstrem dibanding hari-hari biasanya. Jika sebelumnya celah yang dibuat hanya pas-pasan untuk satu unit sepeda motor, kini lubang yang tercipta memungkinkan kendaraan lewat dengan sangat leluasa. Kondisi ini dikhawatirkan akan memicu kembali kemacetan panjang di kawasan tersebut, terutama pada jam sibuk.

Elfrida juga menyampaikan rasa pesimisnya untuk menegur para pelanggar tersebut secara langsung. Ia merasa suara warga sekitar tidak akan didengar oleh para pengendara yang sudah terlanjur egois. “Kita mau negur pun percuma juga. Kalau pagi, ramai tuh mereka yang menyeberang melewati penutup jalan ini, pasti tidak dihiraukan juga kita menegur mereka,” tambahnya.

Warga berharap pihak dinas terkait segera turun tangan untuk kembali merapikan pembatas jalan dan memberikan pengawasan lebih ketat. Tanpa tindakan tegas, fasilitas umum tersebut akan terus menjadi sasaran pengrusakan oleh oknum yang hanya mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan keselamatan pengguna jalan lainnya.(Febrian)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya