Wartalive.co.id – Seorang bocah usia 9 tahun nyaris tewas setelah tenggelam saat berliburan lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah di kolam renang Waterboom Kaisar, Desa Joring Natobang, Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan, Sabtu (5/4/2025) sore.
Nyawa bocah siswi kelas 2 Sekolah Dasar (SD) yang berdomisili di Jalan Melati, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan yang diketahui bernama Aisyah Khodijah, tertolong berkat aksi cepat Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, bersama anggota, yang melakukan pertolongan saat personil kepolisian sedang mengecek keamanan di setiap ruang publik dan tempat wisata di Kota Padangsidimpuan selama libur lebaran.
Informasi yang dihimpun, kejadian tenggelamnya bocah tersebut diketahui, saat Kapolres bersama personilnya sedang melakukan patroli pengecekan tempat wisata di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan pasca lebaran Idul Fitri.
Baca Juga : Pasca Lebaran, Satpol PP Padangsidimpuan Terus Siagakan Personil Amankan Arus Balik
Saat petugas berada di tepi kolam renang dan mengamati lokasi kolam yang ramai di kunjungi warga yang sedang mandi dan berenang, tiba-tiba Kapolres mendengan teriakan pengunjung kolam renang bahwa ada anak yang tenggelam.
Spontan Kapolres AKBP. Wira Prayatna dan anggotanya langsung mengevakuasi si anak dari dalam kolam dan memberikan pertolongan pertama sebelum membawa Aisyah ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Sementara menurut keterangan ibu si anak, Marisa Habis (34), putrinya Aisyah ada penderita epilepsi yang diduga menjadi penyebab ia tenggelam di kolam tersebut.
” Putri kami memang ada nengidap Epilepsi, yang diduga penyakitnya bangkit saat berenang di kolam, ” ujar Marisa.
Lihat Juga : Anggota DPR RI Partai Nasdem Sumbar Shadiq Pasadigoe, Ingin Bermanfaat Bagi Masyarakat
Kapolres mengimbau kepada seluruh orang tua agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama saat berada di tempat-tempat wisata seperti kolam renang.
” Kami Beliau juga menekankan pentingnya edukasi keselamatan kepada anak-anak serta memastikan anak-anak tidak berenang sendirian tanpa pengawasan orang dewasa.
Kapolres juga mengingatkan kepada para orang tua agar tidak lengah dalam mengawasi anak-anaknya, terlebih jika anak memiliki riwayat penyakit seperti epilepsi atau gangguan kesehatan lainnya.
” Keselamatan anak adalah tanggung jawab bersama. Kami juga mengimbau pihak pengelola tempat wisata untuk menyediakan petugas pengawas yang siaga di sekitar kolam, ” ujar Kapolres. (LDS)

