Wartalive.co.id – Guna menciptakan situasi kondusif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, Kepolisian Sektor (Polsek) Sunggal menggelar patroli skala besar pada dini hari tadi, Kamis (08/01/2026).
Fokus utama dalam giat ini adalah antisipasi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), khususnya terkait tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), aksi begal, serta maraknya aktivitas geng motor yang meresahkan warga di wilayah hukum Polsek Sunggal.
Patroli ini dilaksanakan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyisir sejumlah ruas jalan protokol dan pemukiman penduduk yang dianggap rawan.
Personel menyusuri rute-rute strategis untuk memastikan tidak ada celah bagi pelaku kriminalitas untuk melancarkan aksinya. Kehadiran polisi di lapangan pada jam-jam rawan diharapkan dapat memberikan efek jera serta memitigasi potensi konflik antar kelompok pemuda.
Baca Juga : Pemprov Sumut Percepat Huntap Korban Banjir Bandang di Tapteng
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian utama dalam patroli ini adalah Simpang Manhattan, yang selama ini kerap menjadi titik berkumpulnya kelompok remaja. Berdasarkan pantauan petugas di lapangan, situasi di persimpangan tersebut terpantau sepi dan terkendali. Langkah preventif yang dilakukan secara konsisten belakangan ini dinilai berhasil menekan angka kerumunan di area publik pada tengah malam.
Kapolsek Sunggal melalui pimpinan patroli menyatakan bahwa personel sudah tidak lagi menemukan adanya masyarakat atau kelompok pemuda yang biasa duduk dan nongkrong di Simpang Manhattan tersebut. Hal ini menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ketertiban, serta efektivitas kehadiran petugas dalam membubarkan setiap kerumunan yang berpotensi memicu gangguan keamanan.
Lihat Juga : Kementerian PU Tangani 263 Titik Longsor di Sumut
Kegiatan patroli KRYD ini dipastikan akan terus berlanjut secara rutin setiap malam hingga dini hari, terutama pada akhir pekan. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus mempersempit ruang gerak geng motor dan pelaku begal yang selama ini mengganggu kenyamanan warga Kota Medan, khususnya di wilayah hukum Polsek Sunggal, demi mewujudkan lingkungan yang tenteram.(Febrian)

