Wartalive.co.id – Polres Padangsidimpuan memperketat pengamanan di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Padangsidimpuan menyusul terbatasnya stok bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi sejak akhir Januari 2026, Selasa (3/1/2026)
Personel kepolisian diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta monitoring penyaluran BBM guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan kepadatan antrean kendaraan di SPBU.
Sebagai langkah konkret, Polres Padangsidimpuan melakukan koordinasi intensif dengan pihak SPBU yang berada di wilayah hukumnya.
Baca Juga : Pipa BBM Bocor, Sisi Bangunan Plaza Millenium Medan Hangus Terbakar
Selain itu, personel yang telah ditunjuk disiagakan di setiap SPBU untuk memastikan proses penyaluran BBM berjalan aman, tertib dan lancar.
Monitoring ketersediaan BBM serta jadwal masuk pasokan BBM ke SPBU juga dilakukan secara berkala.
Setiap perkembangan dilaporkan dalam bentuk laporan kegiatan dan informasi khusus sebagai bahan evaluasi dan pengambilan langkah lanjutan.
Sementara itu, Satuan Binmas Polres Padangsidimpuan turut memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat agar tidak panik dan tetap tertib saat mengantre pembelian BBM.
Kapolres Padangsidimpuan Wira Prayatna mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah cepat untuk menjaga situasi tetap kondusif di tengah terbatasnya stok BBM di wilayah Kota Padangsidimpuan.
“ Kami telah memperketat pengamanan di seluruh SPBU dengan menurunkan personel untuk melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta monitoring penyaluran BBM. Langkah ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan aman dan tertib, ” ujar Kapolres.
Kapolres menegaskan, Polres Padangsidimpuan terus berkoordinasi dengan pihak SPBU dan Pertamina guna memantau ketersediaan serta jadwal masuk BBM.
“ Kami memastikan distribusi BBM masih berjalan dan jalur transportasi dari Depot Pertamina Sibolga dalam kondisi aman. Kendala yang terjadi saat ini bersifat sementara akibat keterlambatan pasokan dari pusat, ” tambahnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
“ Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tertib dalam antrean, serta mendukung upaya pemerintah dan kepolisian dalam menjaga stabilitas distribusi BBM di Kota Padangsidimpuan, ” pungkasnya.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pengawas BBM Depot Pertamina Sibolga, Rofiki Hasan, keterbatasan pasokan disebabkan oleh keterlambatan pengiriman BBM dari pusat ke depot.
Lihat Juga : Pelaku Pembunuhan Pengemudi Ojek di Belawan Ditangkap Polisi
Akibatnya, pengiriman BBM ke SPBU tetap dilakukan secara rutin sesuai Delivery Order (DO), namun dengan jumlah yang mengalami pengurangan.
Diketahui, kondisi berkurangnya stok BBM di sejumlah SPBU Kota Padangsidimpuan telah berlangsung sejak Sabtu, 31 Januari 2026.
Meski demikian, distribusi BBM ke wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan terkendali melalui Depot Pertamina Sibolga.
Untuk jalur transportasi BBM dari Sibolga menuju Padangsidimpuan dipastikan aman dan tidak mengalami kendala.(Lds)

