Wartalive.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Gus Irawan Pasaribu, bersama Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga, menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024 kepada DPRD Tapsel pada Senin (28/7/2025).
Penyerahan LPj dilakukan dalam forum Rapat Paripurna DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, yang dipimpin Ketua DPRD Tapsel Rahmat Nasution dan didampingi Wakil Ketua Abdul Basith Dalimunthe dari Fraksi Gerindra serta Borkat dari Fraksi PAN.
Menurut Bupati Gus Irawan, penyampaian laporan ini sesuai amanat Pasal 31 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, yang menjadi bagian tak terpisahkan dari siklus pengelolaan keuangan di daerah.
Baca Juga : Kahiyang Ayu Tanam Pohon di Karo, Peringati HKG ke-53 PKK Sumut
Dalam pemaparannya kepada para anggota dewan, Gus Irawan menjelaskan realisasi pelaksanaan APBD Tapsel tahun 2024. Pendapatan Daerah ditargetkan sebesar Rp1,59 triliun dan terealisasi Rp1,52 triliun atau sekitar 95,72 persen. Artinya terdapat selisih kurang sebesar Rp68,09 miliar dari rencana awal.
Sementara Belanja Daerah yang dianggarkan Rp1,70 triliun hanya terealisasi Rp1,56 triliun atau sekitar 91,68 persen. Dengan demikian, masih ada sekitar Rp142 miliar yang belum terserap. Untuk Penerimaan Pembiayaan, dari target Rp115,36 miliar berhasil direalisasikan sebesar Rp117,78 miliar atau 102,09 persen.
“Sedangkan untuk Pengeluaran Pembiayaan, sama sekali tidak direncanakan di tahun 2024,” terang Bupati Gus Irawan sembari menyerahkan dokumen LPj pelaksanaan APBD, yang merupakan hasil kerja pemerintahan sebelumnya di bawah Bupati Dolly Pasaribu.
Opini WTP dari BPK
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gus Irawan turut menyampaikan bahwa Pemkab Tapsel berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut terhadap laporan keuangan tahun 2024.
Opini WTP dinilai sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas laporan keuangan daerah yang dianggap bebas dari kesalahan material dan disusun sesuai prinsip akuntansi pemerintahan yang berlaku.
“Pemkab Tapanuli Selatan termasuk dalam jajaran daerah yang berhasil menjaga konsistensi tata kelola anggaran yang baik dan profesional,” tegas Gus Irawan.
Ia berharap pencapaian tersebut bisa menjadi semangat baru bagi seluruh jajaran Pemkab Tapsel untuk terus meningkatkan efektivitas dan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Lihat Juga : Pemprov Sumut Siapkan Rumah Sakit Tipe B dan Perbaikan Infrastruktur di Humbahas
“Kami ingin menjadikan capaian ini sebagai pijakan untuk terus berbenah dan tingkatkan kinerja di semua sektor. Demi mewujudkan pelayanan yang prima bagi masyarakat,” tambahnya.
Setelah penyerahan laporan dan sambutan Bupati, rapat dilanjutkan dengan penyampaian pandangan umum dari masing-masing fraksi di DPRD, antara lain Fraksi Golkar, Gerindra, PAN, NasDem, Hanura, Persatuan Demokrat Sejahtera, dan Solidaritas Nusantara.
Rapat paripurna ini turut dihadiri oleh anggota DPRD, Sekretaris DPRD, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan kepala bagian di lingkungan Pemkab Tapsel. (Tamrin)

