Wartalive.co.id – Pemandangan arus lalu lintas yang padat dan cenderung macet total kembali menghiasi kawasan Pasar Pagi Pijorkoling pada pagi hari ini. Aktivitas jual-beli yang tumpah hingga ke bahu jalan, ditambah dengan volume kendaraan yang meningkat, membuat mobilitas warga terganggu signifikan
Berdasarkan pantauan di lokasi (21/4), kemacetan didominasi oleh percampuran antara kendaraan roda dua, angkutan umum (angkot), serta kendaraan pribadi yang terjebak di tengah kerumunan pedagang dan pembeli. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya kendaraan yang berhenti sembarangan untuk bongkar muat barang maupun menurunkan penumpang
Ada beberapa poin krusial yang menyebabkan penumpukan kendaraan di kawasan ini setiap paginya:
- ​Penyempitan Jalan: Banyak pedagang kaki lima yang menggelar lapak hingga mendekati badan jalan, sehingga ruang gerak kendaraan menjadi sangat terbatas.
- ​Parkir Sembarangan: Kurangnya lahan parkir yang memadai membuat pengunjung pasar memarkirkan kendaraan mereka di pinggir jalan utama.
- ​Aktivitas Angkutan Umum: Angkot yang sering berhenti lama (ngetem) untuk mencari penumpang di sekitar area pasar menambah panjang antrean kendaraan di belakangnya
Baca Juga : 1.472 Warga Angkola Julu Terima Bantuan Pangan Februari–Maret 2026
Saiful, Seorang pengendara mobil yang terjebak dalam kemacetan mengeluhkan kondisi yang dianggap sudah menjadi “menu wajib” setiap pagi tersebut.
​”Setiap lewat sini pasti macet. Kalau tidak berangkat lebih awal, pasti telat sampai ke tempat kerja.,” ujarnya
Masyarakat berharap pihak dinas terkait, baik dari Dinas Perhubungan maupun Satpol PP, dapat lebih rutin melakukan penertiban dan pengaturan lalu lintas di titik tersebut. Pengaturan jam operasional pasar atau penyediaan kantong parkir yang lebih tertata dinilai menjadi solusi mendesak agar jalur utama Pijorkoling kembali lancar (Asrif)

