wartalive.co.id – Putra daerah Silanglitang Kecamatan Aek Bilah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Ipong Dalimunthe, SE mengucapkan terimakasih atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) kepada Kecamatan Aek Bilah Kabupaten Tapsel, yang telah membangun fasilitas pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Aek Bilah di Dusun Siborangan, Desa Silangkitang Kecamatan Aek Bilah Kabupaten Tapsel.
” Dibawah kepemimpinan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) H. Musa Rajekshah, S.Sos, M.Hum, impian masyarakat Aek Bilah memilik SMK sudah terwujud dan tahun 2023 ini sudah bisa menerima siswa baru, ” terang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tapsel ini, Jumat (6/1/2023).
Ipong menjelaskan, harapan masyarakat Kecamatan Aek Bilah ingin memiliki sekolah lanjutan atas terutama SMKN, mengingat tingginya kebutuhan pendidikan lanjutan bagi anak-anak yang ada di Kecamatan Aek Bilah usai menamatkan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat.
” Sekolah setingkat Sekolah Menengah Atas ini merupakan sekolah pertama di Kecamatan Aek Bilah, yang saat ini proses pembangunannya sedang dalam tahap pekerjaan dan hampir rampung, dengan target selesai sebelum memasuki tahun Ajaran Baru 2023, ” terang Ipong Dalimunthe, SE.
Ia mengatakan, pembanguan SMK di Aek Bilah ini merupakan permintaan masyarakat Aek Bilah, sehingga keluarganya bersedia menghibahkan lahan seluas 15.000 M2 atau 1,5 Hektar dan diusulkan ke Propinsi Sumut melalui Dinas Pendidikan Sumut Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Sumut di Padang Sidempuan. ” Pemprovsu telah memberi perhatian terhadap Kecamata Aek Bilah. Sekolah Lanjutan Atas yang selama ini belum tersedia kini telah dibangun di Dusun Siborangan, Desa Silangkitang yang berjarak sekira 2 Kilometer dari Biru, Ibu Kota Kecamatan Aek Bilah Tapsel, ” terangnya.
Ia menambahkan, pembangunan SMKN 1 Aek Bilah tersebut merupakan program dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Provsu) dan dibangun di atas lahan seluas 15.000 M2 atau 1,5 Hektar yang berasal dari hibah masyarakat Desa Silangitang Kecamata Aek Bilah Kabupaten Tapsel. Pembangunannya akan menelan biaya sebesar Rp.4 Milyar, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang ditampung dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provsu Tahun Anggaran (TA) 2022 pada Dinas Pendidikan Provsu.
Untuk kelayakan pertapakan lahan sekolah tersebut, juga telah ditinjau oleh Dinas Pendidikan Provsu melalui Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Dinas Pendidikan Provsu Padang Sidempuan, yang membawahi Kabupaten Tapsel, Kota Padang Sidempuan dan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan untuk tahap awal, akan dibangun 3 ruang kelas, satu ruang Kepala Sekolah dan guru, satu kantor sekolah, yang dilengkapi dengan lapangan olah raga dan upacara.
Disebutkannya, di Kecamatan Aek Bilah ada 3 buah sekolah setingkat SMP, yakni di Desa Sihulambu, Biru dan Madrasyah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Pesantren Purba Sinomba. Dari tiga sekolah setingkat SMP tersebut, setiap tahunnya menamatkan siswa sedikitnya 200 orang dan harus melanjutkan sekolah ke jenjang SMA ke luar daerah seperti Rantau parapat, Padang Sidempuan, Arse, Sipirok dan SD Hole.
” Anak-anak Desa yang menamatkan jenjang SMP ke jenjang SMA di luar daerah terpaksa harus kos dan membutuhkan biaya besar. Sementara kehidupan masyarakat Aek Bilah mayoritas petani. Diharapkan dengan berdirinya SMKN Aek Bilah ini, anak-anak yang tamat jenjang SMP bisa sekolah di SMKN ini yang jarak dari Desa terjauh sekira 4 kilometer dan masih bisa di tempuh tanpa harus mengeluarkan biaya kos, ” ungkap Anggota DPRD Tapsel ini.
Ipong Dalimunthe selaku pihak keluarga pemberi hibah tahah pertapakan pembangunan SMKN Aek Bilah ini berharap pembangunan SMKN Aek Bilah ini bisa selesai secepatnya dan bisa menerima siswa pertama di Tahun Ajaran 2023-2024, dengan 3 jurusan yakni, jurusan Pertanian, Tekhnik Otomotif dan Tekhnik Mesin Ringan atau Perbengkelan.
” Dengan adanya sekolah baru ini, kami berharap adanya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda, sehingga Aek bilah bisa sejajar dengan kecamatan lain di samping juga anak- anak Desa tidak perlu nge kos dan bisa membantu orang tua sepulang sekolah. Lokasi pembangunannya juga telah ditinjau oleh Dinas Pendidikan Sumut melalui Pejabat UPT Dinas Pendidikan Sumut Padang Sidempuan, Marwan Fauzi Batubara SSos dan Al Benny Damanik, ” terang Ipong.
Warga masyarakat Desa Silangkitang Kecamatan Aek Bilah Kakmat Ritonga mengatakan, keberadaan SMKN di wilayah Aek Bilah ini sangat dinanti-nanti, karena anak-anak yang masuk jenjang SMA, selama ini masih bersekolah di luar Kecamatan, baik di Kecamatan terdekat maupun di perkotaan, dengan konsekuensi kost dan jauh dari orangtua.
” Yang terdekat itu SMA Sipanggimbar Kecamatan SD Hole, yang jaraknya sekitar 30 kilometer dari Biru, Ibukota Aek Bilah. Tapi kebanyakan anak-anak kita di sini sekolahnya jauh, kalau di kota sudah pasti kost, ” ucap Kakmat. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Gubsu) Edy Rahmayadi dan Wagubsu H. Musa Rajekshah, S.Sos, M.Hum, serta sangat setuju dan menyambut baik akan adanya kehadiran SMKN Aek Bilah, apalagi sejauh ini sudah ada beberapa sekolah SMP dan MTSN sebagai sekolah penyangga yang diperkirakan tamatannya terserap ke SMK baru ini.
” Harapan kami dengan adanya sekolah SMKN terdekat, anak-anak kami tidak usah jauh-jauh lagi mencari sekolah, kami selaku orang tua juga lebih mudah memberikan pembinaan dan pengawasan, ” jelas dia. (RW)

