Wartalive.co.id – Hujan deras yang tak kunjung reda sejak dini hari menyebabkan Kota Medan dilanda banjir besar, Selasa (26/11/2024). BPBD Medan mencatat sebanyak 794 rumah terendam banjir dengan total korban terdampak mencapai 959 kepala keluarga (KK) atau 2.882 jiwa.
Banjir ini disebabkan oleh meluapnya Sungai Deli dan Sungai Babura akibat intensitas hujan tinggi di kawasan hulu. Beberapa kecamatan terdampak, di antaranya Kecamatan Medan Maimun meliputi Kelurahan Sei Mati, Kelurahan Aur, Kelurahan Suka Raja, dan Kelurahan Hamdan. Wilayah lain yang ikut terkena banjir termasuk Kelurahan Cinta Damai di Kecamatan Medan Helvetia, Kelurahan Kwala Bekala di Kecamatan Medan Johor, dan Kelurahan Beringin di Kecamatan Medan Selayang.
“Air mulai naik sejak pukul 05.00 WIB. Di Jalan Letjen Suprapto, Kampung Aur, ketinggian air mencapai 80-100 cm. Kondisi serupa terjadi di Jalan Brigjend Katamso, Gang Merdeka, dengan 249 rumah terdampak,” ungkap Baharuddin Ritonga, Manager Pusdalops BPBD Medan.
Gang Merdeka menjadi wilayah dengan jumlah korban banjir terbanyak, mencapai 689 jiwa. Hingga pagi tadi, BPBD telah mengevakuasi 18 warga, termasuk 1 lansia, 13 orang dewasa, 1 anak-anak, dan 3 balita.
BPBD Medan mengimbau masyarakat di wilayah rawan banjir untuk tetap waspada, mengingat curah hujan diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. Evakuasi dan bantuan logistik terus diupayakan untuk membantu warga terdampak. (Isn)

