Sunday, October 11, 2026

Bank Bibit dan Produk Pekarangan, Strategi Huta Padang Bangkitkan Ekonomi

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pemanfaatan pekarangan rumah terus didorong menjadi sumber pangan sekaligus peluang ekonomi bagi masyarakat.

Di Desa Huta Padang, Kota Padangsidimpuan, inovasi bank bibit dikembangkan sebagai bagian dari program Aku Hatinya PKK menuju desa yang mandiri.

- Advertisement -

Hal itu disampaikan Ketua Pokja III TP PKK Kota Padangsidimpuan, Nurhamidah Nasution, saat Pembinaan Desa/Kelurahan Binaan Persiapan Pelaksanaan Evaluasi Tahun 2026 Kategori Aku Hatinya PKK di Kantor Balai Desa Huta Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan, Senin (10/8/2026).

Nurhamidah menjelaskan, konsep bank bibit berbeda dengan bank sampah. Jika bank sampah berorientasi pada pengumpulan dan pemanfaatan sampah, bank bibit mendorong masyarakat menghasilkan bibit tanaman dari pekarangan rumah untuk kemudian dikembangkan dan memiliki nilai jual.

Baca Juga : Polwan Polres Labusel Edukasi Pelajar soal Lalu Lintas dan Kenakalan Remaja

“ Yang kita beli bibit, yang kita jual bibit. Jadi sistemnya ini kita buat Ibu PKK desa yang mengelola, dengan sistem pra-koperasi, ” jelas Nurhamidah.

Menurutnya, bibit yang selama ini tersedia di pekarangan warga dapat dikembangkan menggunakan polybag.

Setelah tumbuh, bibit tersebut dapat dijual kembali sehingga tidak terbuang dan justru memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga.

“ Kalau ini kita laksanakan, bibit-bibit di rumah itu tidak terbuang, ” katanya.

Pengelolaan bank bibit, lanjutnya, juga diharapkan menjadi wadah pemberdayaan masyarakat.

Melalui sistem pra-koperasi, kegiatan tersebut dapat dikembangkan sekaligus menjadi salah satu sumber kas bagi kelompok PKK desa.

Selain inovasi bank bibit, pembinaan juga mendorong Desa Huta Padang mengembangkan potensi wisata dan ekonomi kreatif.

Salah satunya melalui rencana pembangunan tiga pondok angkringan dan seteleng yang diharapkan menjadi ruang aktivitas sekaligus kreativitas bagi generasi muda.

Potensi pekarangan juga diarahkan untuk menghasilkan produk bernilai tambah.

Salah satunya dengan mengolah hasil tanaman menjadi produk makanan seperti keripik labu siam.

Dari sisi lingkungan, masyarakat juga didorong meningkatkan pengelolaan sampah melalui penyediaan karung sampah dan penerapan pola hidup bersih di lingkungan desa.

Nurhamidah menegaskan, seluruh inovasi yang dikembangkan dalam program Aku Hatinya PKK tidak boleh hanya dilakukan menjelang evaluasi atau perlombaan.

“ Bukan untuk mencari juara. Tapi semoga nanti kegiatan ini berkesinambungan, lanjut terus sampai nanti ini bisa menjadi desa yang mandiri, sampai kepada desa yang maju, ” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya setiap kegiatan didokumentasikan dengan baik, disertai narasi yang jelas.

Dokumentasi tersebut menjadi bagian penting dalam proses pelaporan sekaligus evaluasi perkembangan program di Desa Huta Padang.

Pembinaan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat pelaksanaan Aku Hatinya PKK di Desa Huta Padang, dengan mengintegrasikan pemanfaatan pekarangan, pemberdayaan ekonomi, kepedulian lingkungan, serta pengembangan potensi wisata desa.

” Dengan demikian, program Aku Hatinya PKK tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat menuju desa yang mandiri dan maju, ” katanya.

Lihat Juga : Rawi Ritonga: Perbaikan Jalan Sipirok – Aek Bilah Jadi Harapan Warga

Ketua PKK Desa Huta Padang menyampaikan, melalui program Aku Hatinya PKK, kami berkomitmen memanfaatkan pekarangan warga agar lebih produktif.

Ia berharap bank bibit ini tidak hanya mendukung kebutuhan tanaman masyarakat, tetapi juga menjadi peluang usaha yang dapat meningkatkan pendapatan dan kemandirian warga.

” Kami akan terus mengembangkan program ini secara berkelanjutan, bersama masyarakat dan generasi muda Desa Huta Padang, ” terangnya.(Wan)

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya