Monday, October 12, 2026

Bantuan Pangan Disalurkan, Pemkab Toba Tetapkan Status Darurat Kekeringan

Baca Juga

Wartalive.co.id – Badan Urusan Logistik (Bulog) menyalurkan bantuan pangan berupa beras premium sebanyak 9.740 kilogram kepada 487 penerima manfaat. Kegiatan distribusi dilakukan di halaman SMP Negeri 3 Balige, yang terletak di Desa Tambunan Lumban Pea, Kecamatan Balige, pada Kamis (24/7/2025).

Kepala Gudang Bulog Kabupaten Toba, Manondang Pasaribu, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan alokasi untuk bulan Juni dan Juli 2025, dengan masing-masing penerima mendapatkan jatah 10 kilogram per bulan atau total 20 kilogram.

- Advertisement -

Warga penerima bantuan berasal dari enam desa, yaitu Desa Lumbangaol, Desa Baruara, Desa Tambunan Sunge, Desa Saribu Raja Janji Maria, Desa Lumbanpea Timur, dan Desa Lumban Pea.

Baca Juga : Pembangunan Labkesmas Toba Dimulai, Diharapkan Percepat Layanan Kesehatan

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy Sitorus, mengungkapkan harapannya agar bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat penerima, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang sedang melanda.

Melihat situasi kemarau panjang yang saat ini terjadi, Wakil Bupati turut mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian, termasuk dalam membuang puntung rokok, guna mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan.

Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa musim kemarau yang berkepanjangan tidak hanya berpotensi menyebabkan kebakaran, tetapi juga bisa memicu gagal panen dan ancaman krisis pangan dalam beberapa bulan mendatang.

Oleh karena itu, ia mengingatkan masyarakat penerima untuk tidak menjual beras bantuan yang telah diterima, karena kondisi krisis pangan diprediksi bisa terjadi pada November atau Desember.

Lihat Juga : Gugus Tugas Kedaulatan Pangan TNI, Perkuat Ketahanan dan Kemandirian Bangsa

Sebagai langkah antisipatif, Pemerintah Kabupaten Toba telah menetapkan status darurat kekeringan. Surat terkait telah disiapkan untuk dikirimkan ke Gubernur dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna mengajukan pelaksanaan rekayasa cuaca seperti hujan buatan.

Selain itu, Pemkab Toba juga menyiapkan strategi pengendalian harga melalui penyediaan stok beras dan rencana pelaksanaan pasar murah. Kegiatan pasar murah direncanakan akan digelar dalam empat atau lima bulan ke depan sebagai respons terhadap potensi lonjakan harga kebutuhan pokok.

Sumber : Pemkab Toba

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya