Monday, October 12, 2026

Beras SPHP Polres Padangsidimpuan, 8 Ton Beras Murah Ludes Diserbu Warga

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pagi itu, Minggu (10/8/2025), udara di Kota Padangsidimpuan terasa segar, namun di empat titik lokasi ini, suasananya justru terasa hangat oleh keramaian warga.

Sejak pukul 07.00 Wib, ratusan orang mulai berdatangan, sebagian membawa kantong besar, sebagian lagi datang berombongan dengan motor dan becak.

- Advertisement -

Tujuannya sama yakni berburu beras murah dari program Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Padangsidimpuan.

Baca Juga : DPRD Kawal Sinkronisasi RTRW Padangsidimpuan – Pemprov Sumut, Fondasi Investasi Makin Kuat

Di Pos Lantas Kota di Jalan Sudirman, antrean mulai mengular. Tawa kecil dan obrolan ringan terdengar di antara warga yang sabar menunggu giliran.

Kegiatan serupa juga berlangsung di tiga titik lain yakni di Gereja GKPA Sadabuan, Gereja GKPA Jalan Tengku Umar dan Gereja Katolik di jalan yang sama.

Semua titik dijaga personel kepolisian yang tak hanya mengatur lalu lintas dan keamanan, tapi juga sesekali membantu warga mengangkat karung beras ke kendaraan mereka.

Beras yang dijual bukan sembarangan, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), dengan harga terjangkau, hanya Rp60.000 per karung isi 5 kilogram. Totalnya ada 1.600 karung atau setara 8 ton yang dibawa pagi itu.

Tak butuh waktu lama. Sekitar pukul 11.45 Wib, seluruh stok habis terjual. Beberapa warga yang datang terlambat hanya bisa tersenyum kecut sambil berharap kegiatan serupa kembali digelar.

Bagi banyak orang, kegiatan ini lebih dari sekadar transaksi jual beli. Ini menjadi momen kebersamaan, di mana polisi, warga dan pemuka agama bertemu di satu ruang yang sama, berbagi cerita dan merasakan manfaat nyata dari sebuah program.

Di tengah tantangan harga pangan yang fluktuatif, pagi itu meninggalkan kesan: kehadiran negara bisa terasa sedekat genggaman karung beras di tangan.

” Kami ingin masyarakat bisa mendapatkan beras berkualitas dengan harga stabil, ” ujar Kasat Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Wira Prayatna melalui Kasat Lantas AKP J. Silalahi yang turut memantau langsung jalannya kegiatan.

Ia mengatakan, Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pangan.

” Kegiatan ini adalah upaya nyata kami membantu masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan. Dengan harga yang lebih terjangkau, kami berharap dapat meringankan beban warga, sekaligus menjaga pasokan beras tetap stabil di pasaran, ” ungkapnya

Kapolres juga menambahkan, kegiatan serupa akan terus digelar secara berkala di berbagai titik di Kota Padangsidimpuan.

” Kami akan berupaya menghadirkan program seperti ini di lokasi-lokasi lain agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat, ” pungkasnya.

Erni warga Kelurahan Wek II yang datang sejak pagi bersama anaknya, mengaku senang bisa membeli beras dengan harga lebih murah.

Lihat Juga : Semarak Kemerdekaan! Polres Padangsidimpuan Tebar Ribuan Bendera Merah Putih ke Warga

” Lumayan, harga pas di kantong, berasnya juga bagus. Alhamdulillah, sangat membantu sekali. Harga di pasar sekarang sudah tinggi, jadi program ini meringankan kami, ” ujar Erni, seorang ibu rumah tangga, sambil menggendong anaknya yang tertidur pulas.

Senada, Bapak Ahmad, warga Sadabuan, mengatakan ia sengaja berangkat lebih awal agar kebagian, mengingat persediaan beras di rumahnya hanya tinggal cukup makan sekali bersama istri dan tiga anak

” Beras di rumah sudah kandas, anak-anak banyak. Jadi beras ini sangat bermanfaat. Terima kasih kepada polisi yang sudah peduli sama masyarakat, ” katanya. (Lds)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya