Wartalive.co.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal merenggut satu korban jiwa di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 02.10 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan satu unit sepeda motor Honda Vario nomor polisi BB 4030 FQ yang dikendarai Asrul Hidayat Siregar (16) dengan membawa tiga penumpang, yakni Aril Hanapi (21), Ferika Kristin Hura (21) dan Amanda Natasya Putri Lubis (17).
Informasi dihimpun, sepeda motor yang ditimpangi empat orang remaja tersebut melaju dari arah Sadabuan menuju pusat Kota Padangsidimpuan.
Saat melintas di sekitar SD Swasta 1 Muhammadiyah, pengendara berusaha mendahului sebuah mobil penumpang, namun setelah berhasil menyalip dan kembali ke jalur kiri, sepeda motor diduga kehilangan kendali akibat kondisi badan jalan yang licin hingga menabrak beton pembatas jembatan di sisi kiri jalan.
Benturan keras menyebabkan seluruh pengendara dan penumpang terpental dari kendaraan dan membentur aspal jalan.
Akibat kecelakaan tersebut, Ferika Kristin Hura (21) mengalami luka berat pada bagian wajah, hidung, rahang, serta luka lecet pada kedua tangan. Korban sempat dievakuasi ke RSUD Kota Padangsidimpuan, namun dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, pengendara Asrul Hidayat Siregar mengalami luka robek dan lebam di bagian wajah serta lebam pada mata kanan.
Aril Hanapi mengalami luka robek di bagian belakang kepala, patah tulang tangan kanan dan luka lecet pada kedua tangan.
Sedangkan Amanda Natasya Putri Lubis mengalami luka lecet pada kaki kanan serta cedera pada tangan kanan.
Ketiga korban yang mengalami luka-luka, saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Kota Padangsidimpuan.
Selain menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan sepeda motor mengalami kerusakan ringan dengan kerugian material diperkirakan sekitar Rp400 ribu.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky, yang dikonfirmasi melalui Kasat Lantas AKP Jonni Silalahi, membenarkan kejadian tersebut.
Saat ini, Satlantas Polres Padangsidimpuan masih melakukan penanganan dan pendalaman lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
” Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pengendara dan yang dibonceng sama sekali tidak ada yang memakai helm, ” ujar Kasat
Kasat Lantas mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara dengan tidak membawa penumpang melebihi kapasitas kendaraan.
Menurutnya, keselamatan adalah kebutuhan, bukan sekadar untuk menghindari tilang. Lebih baik terlambat sampai tujuan daripada tidak pernah sampai.
” Gunakan helm berstandar SNI, mengurangi kecepatan saat kondisi jalan licin, serta memastikan situasi benar-benar aman sebelum mendahului kendaraan lain, ” imbaunya.(Wan)

