Monday, October 12, 2026

Bibit, Pupuk, Hingga Pembeli Disiapkan dalam Program Sumut Berkah

Baca Juga

Wartalive.co.id – Program Gerakan Tanam Cabai Merah Sumut Berkah yang digagas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara (Provsu), resmi dilaksanakan oleh Kelompok Tani Saroha di Desa Bagas Lombang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, Plt Kepala Dinas Pertanian Tapsel M. Taufik Batubara, Camat Sipirok Sahruddin Perwira, Ketua Tim Kerja Penyuluhan Pertanian Lenni Marlina, Kepala BBI Arse Basiran mewakili Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provsu, Kepala Bank Sumut Cabang Sipirok Ade Irma Nasution, para Kepala Desa, penyuluh pertanian lapangan (PPL), unsur Dinas Perikanan, tokoh masyarakat, Naposo Nauli Bulung, serta para petani.

- Advertisement -

Dalam sambutannya, Bupati Gus Irawan Pasaribu menegaskan, Program Sumut Berkah merupakan program pertanian yang dirancang secara terintegrasi, mulai dari penyediaan benih, sarana produksi, pendampingan budidaya hingga jaminan pemasaran hasil melalui skema off taker.

“ Program ini sudah diurus mulai dari A sampai Z. Bibit disiapkan, sarana produksi disiapkan, bahkan pasarnya juga sudah disiapkan melalui off taker. Tinggal bagaimana petani melaksanakannya dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, ” ujar Gus Irawan.

Baca Juga : Polda Sumut Ringkus Pengedar Ekstasi di Tanjung Morawa Lewat Penyamaran

Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat penting dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pasca bencana yang beberapa waktu lalu melanda Tapsel dan menyebabkan ribuan hektare lahan pertanian mengalami gagal panen.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel bersama pemerintah pusat terus berupaya mempercepat pemulihan ekonomi melalui berbagai program, salah satunya penyediaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga nol persen bagi masyarakat yang memiliki usaha produktif.

“ Sebagai daerah terdampak bencana, Tapsel mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Melalui Bank Sumut disiapkan modal usaha dengan bunga nol persen pada tahun pertama. Ini kesempatan yang harus dimanfaatkan masyarakat untuk bangkit dan meningkatkan kesejahteraan, ” katanya.

Bupati juga mengajak petani menerapkan pola rotasi tanaman guna menjaga kesuburan tanah dan mengurangi risiko serangan hama.

Selain cabai merah dan bawang merah yang menjadi fokus Program Sumut Berkah, masyarakat juga didorong memanfaatkan lahan tidur untuk pengembangan jagung, hortikultura, perkebunan, peternakan dan perikanan.

Pada kesempatan itu, Gus Irawan turut memaparkan keberhasilan budidaya jagung di kawasan terdampak banjir Aek Sirara, Desa Sumuran, Kecamatan Batangtoru, yang mampu menghasilkan hingga 5,5 ton per hektare.

” Capaian tersebut membuktikan sektor pertanian masih menjadi salah satu penggerak utama ekonomi masyarakat jika dikelola secara serius dan didukung akses pembiayaan yang memadai, ” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian Tapsel anuli Selatan, M. Taufik Batubara, menjelaskan Kelompok Tani Saroha dipilih sebagai penerima Program Sumut Berkah setelah melalui proses seleksi dan rekomendasi dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provsu.

“ Kelompok ini dinilai siap melaksanakan budidaya cabai merah secara serius. Program Sumut Berkah memberikan dukungan penuh mulai dari benih, pupuk, mulsa, alat pertanian hingga pembangunan irigasi tetes. Bahkan hasil produksinya juga telah dipersiapkan untuk ditampung oleh off taker,.” jelasnya.

Ia merinci bantuan yang diberikan meliputi benih cabai untuk lahan seluas empat hektare, 20 gulung mulsa, empat ton pupuk kompos, pupuk organik cair, pupuk NPK, kultivator, hand sprayer, serta pembangunan jaringan irigasi tetes.

Ketua Kelompok Tani Saroha, Basri Siregar, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provsu dan Pemkab Tapsel atas dukungan yang diberikan kepada para petani.

“ Program Sumut Berkah merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan petani. Kami berkomitmen menjaga dan merawat tanaman cabai ini dengan sebaik-baiknya agar menghasilkan panen yang optimal dan mampu meningkatkan pendapatan petani, ” ujarnya.

Lihat Juga : Di Balik Ribuan Telur Puyuh, Ada Keluhan yang Menunggu Solusi Pemerintah

Senada dengan itu, Kepala BBI Arse, Basiran, yang mewakili Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provsu berharap seluruh bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal dengan dukungan penuh penyuluh pertanian di lapangan.

“ Program Sumut Berkah ini diharapkan benar-benar menjadi berkah bagi petani. Mulai dari penanaman, pemeliharaan hingga panen harus didampingi dengan baik sehingga tujuan peningkatan produksi dan kesejahteraan petani dapat tercapai, ” katanya.

Pada akhir kegiatan, dilakukan penyerahan bantuan benih jagung dan padi kepada kelompok tani, serta penyerahan perangkat Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS) dan Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK) untuk BPP Sipirok sebagai upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.(Wan)

Warta Terbaru

Bupati dan Forkopimda Asahan Monitoring Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak 2026

Wartalive.co.id, ASAHAN - Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. didampingi Forkopimda melakukan monitoring pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)...

Artikel Menarik Lainnya