Wartalive.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memberangkatkan 120 mahasiswa Politeknik Statistika STIS menuju wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera (15/01/2026)
Pelepasan ini menandai keberangkatan kloter kedua dari total misi kemanusiaan yang melibatkan ratusan civitas akademika
Para mahasiswa ini diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara melalui Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma. Langkah ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara BPS dan TNI dalam mendukung pemulihan pascabencana di Indonesia
Baca Juga : Duka Siswa Tertimpa Pohon, SMPN 4 Padangsidimpuan Gelar Wirid Yasin
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam keterangannya menyebutkan bahwa total terdapat 510 mahasiswa dan 50 civitas akademika STIS yang akan diterjunkan
Para mahasiswa ini akan ditugaskan di 15 kabupaten/kota yang tersebar di sumatra utara, sumatra barat dan aceh dan akan melaksanakan tugas selama dua minggu. Tujuannya adalah untuk melakukan percepatan pendataan penduduk dan infrastruktur di lokasi terdampak banjir serta tanah longsor
Data yang dikumpulkan oleh para mahasiswa tingkat tiga ini nantinya akan menjadi instrumen krusial bagi Satuan Tugas (Satgas) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana. Keakuratan data di lapangan diharapkan dapat memastikan proses pemulihan berjalan tepat sasaran, efektif, dan efisien
​Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya dituntut mengaplikasikan ilmu statistika di lapangan, tetapi juga mengemban misi kemanusiaan untuk membantu pemerintah mempercepat proses normalisasi kehidupan masyarakat di wilayah bencana (Asrif)
Sumber : Metro TV

