Monday, October 12, 2026

BPS Sumut Siapkan Sensus Ekonomi 2026: Sasar 1,5 Juta Pelaku Usaha dan Kerahkan 13.000 Petugas

Baca Juga

Wartalive.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara mulai menggencarkan sosialisasi terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Kepala BPS Sumatera Utara, Asim Saputra, menyatakan bahwa agenda besar sepuluh tahunan ini bertujuan untuk memotret peta kekuatan ekonomi daerah secara menyeluruh melalui pendataan para pelaku usaha.

Dalam keterangannya pada Kamis (12/3), Asim menjelaskan bahwa BPS mendapat mandat khusus untuk mendata seluruh skala usaha tanpa terkecuali. Berdasarkan estimasi awal, terdapat sekitar 1,5 juta pelaku usaha yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten dan kota di Sumatera Utara yang akan menjadi target pendataan dalam sensus mendatang.

- Advertisement -

Persiapan matang terus dilakukan mengingat cakupan wilayah Sumatera Utara yang luas dan kompleks. Asim mengungkapkan bahwa rangkaian utama Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung selama empat bulan penuh, yakni mulai dari bulan Mei hingga Agustus 2026, guna memastikan validitas data yang dikumpulkan.

Baca Juga : Tadarus Al-Qur’an Ramaikan Malam Ramadan di Masjid Raya Al-Qurro wal Huffazh

Metode pengumpulan data akan dilakukan secara hibrida untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan mobilitas masyarakat. Pada tahap awal yang dimulai di bulan Mei, BPS akan membuka pendataan melalui moda daring (online) guna memudahkan para pelaku usaha melaporkan data secara mandiri.

Selanjutnya, memasuki periode Juni hingga Agustus, BPS akan melakukan langkah proaktif dengan menerjunkan kekuatan penuh ke lapangan. Sebanyak 13.000 petugas lapangan akan dikerahkan untuk melakukan pendataan langsung dari pintu ke pintu (door to door) guna menjangkau seluruh lapisan dunia usaha.

Asim menegaskan bahwa pendataan ini tidak hanya terbatas pada pelaku usaha yang memiliki bangunan fisik atau kantor permanen. Petugas juga akan menyisir para pelaku usaha daring (online) yang saat ini tumbuh pesat di tengah masyarakat, sehingga gambaran ekonomi digital di Sumatera Utara dapat terekam dengan akurat.

Lihat Juga : Kendalikan Penangkapan Ikan Pora-Pora,Dinas Kelautan dan Perikanan Sumut Aktif Awasi Perairan Danau Toba

Sektor-sektor yang menjadi fokus pendataan mencakup hampir seluruh lini kegiatan ekonomi di luar sektor pertanian. Beberapa di antaranya meliputi sektor pertambangan, industri pengolahan, perdagangan, konstruksi, transportasi, pergudangan, hingga berbagai sektor jasa lainnya yang menjadi penyokong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menutup keterangannya, Asim menekankan komitmen BPS Sumut untuk mencapai cakupan pendataan yang maksimal. “Kami menargetkan semua usaha akan kami data,” ujarnya. Data hasil Sensus Ekonomi 2026 ini diharapkan dapat menjadi landasan kuat bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan ekonomi yang tepat sasaran di masa depan. (Febrian)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya