Tuesday, October 13, 2026

Bupati Asahan Ikuti Advokasi Penguatan Pembangunan PPPA di Sumut

Baca Juga

Wartalive.co.id – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si., menghadiri kegiatan Advokasi Penguatan Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) se-Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (07/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Staf Ahli I TP PKK Provinsi Sumatera Utara, unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Utara, Kepala Daerah se-Sumatera Utara, OPD terkait, serta tamu undangan lainnya.

- Advertisement -

Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc. menegaskan, komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mencegah dan menangani kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Baca Juga : Anak Muda Batang Toru Tampil Anggun di Pagelaran Adat PTAR

“Kami memiliki komitmen kuat dalam upaya perlindungan perempuan dan anak. Bahkan, kita berhasil menurunkan Indeks Ketimpangan Gender (IKG) dari 0,425 menjadi 0,399 pada tahun 2024,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa perlindungan perempuan dan anak masih menjadi tantangan serius yang memerlukan kerja sama lintas sektor.

“Kita perlu memperkuat sinergi antara lembaga perlindungan, institusi pendidikan, serta aparat penegak hukum agar dapat memberikan perlindungan yang komprehensif,” tambahnya.

Lihat Juga : Bupati Tapsel : Penataan Ruang Harus Sejalan dengan Kebijakan Nasional

Sementara itu, Menteri PPPA Arifah Fauzi memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas berbagai capaian dalam bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Sumatera Utara telah menunjukkan kemajuan signifikan dan menjadi salah satu provinsi penerima Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2023,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Arifah menyampaikan bahwa pada tahun 2025, sebanyak 15 kabupaten/kota di Sumut juga berhasil meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA). Kabupaten Deliserdang meraih kategori tertinggi (Nindya), disusul Medan, Labuhanbatu Utara, Tebingtinggi, Labuhanbatu, dan Serdangbedagai (kategori Madya), serta Binjai, Asahan, Batubara, Tapanuli Selatan, Karo, Sibolga, Padangsidimpuan, dan Padanglawas Utara (kategori Pratama).

Baca Juga : Dukungan Waketum DPP REI untuk Bobby Nasution: Tanda Kepercayaan Nasional terhadap Kepemimpinan Sumut

“Kami memberikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah yang telah melaksanakan kebijakan pembangunan berperspektif perempuan dan anak. Ini merupakan langkah nyata menuju Indonesia yang ramah bagi semua,” tegasnya.

Usai mengikuti kegiatan tersebut, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi, didampingi Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Asahan, Edi Sukmana, menyampaikan bahwa kegiatan advokasi ini menjadi momentum penting bagi daerah dalam memperkuat komitmen terhadap isu kesetaraan gender dan perlindungan anak.

“Kami di Kabupaten Asahan berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam memperluas jangkauan perlindungan bagi perempuan dan anak, termasuk melalui edukasi masyarakat serta penguatan desa ramah perempuan dan layak anak,” ujar Bupati.

Lihat Juga : Gebyar Patuh Pajak, Samsat Padangsidimpuan Siapkan Hadiah Menarik

Ia juga menilai kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat koordinasi lintas daerah.

“Forum ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan memperkuat koordinasi dalam menangani berbagai permasalahan sosial yang dihadapi perempuan dan anak di tingkat lokal,” pungkasnya.(YT)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya