Monday, October 12, 2026

Bupati Asahan Tegaskan Peran Strategis Santri dalam Membangun Indonesia Berkeadaban

Baca Juga

Waralive.co.id – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si. menegaskan, bahwa peran santri adalah membangun masa depan Indonesia menuju pembangunan peradaban.

Penegasan itu disampaikannya saat memberikan sambutan dan memimpin upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025, Rabu (22/10/2025)
di Alun-alun Rambate Rata Raya Kisaran.

- Advertisement -

Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Kabupaten Asahan menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran santri sebagai penjaga nilai keagamaan sekaligus penggerak kemajuan bangsa. Dengan mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia,”.

Baca Juga : Wabup Asahan Buka Pelatihan Manajemen Ritel dan Kurasi Produk UMKM

Peringatan ini mengajak seluruh santri untuk tidak hanya berperan di ruang keagamaan, tetapi juga mengambil bagian dalam pembangunan ilmu pengetahuan, ekonomi, dan kemanusiaan. Santri dipandang sebagai kekuatan sosial yang mampu menjembatani nilai spiritual dengan kemajuan zaman membangun harmoni antara tradisi dan inovasi.

Amanat Menteri Agama Republik Indonesia menegaskan, bahwa tema Hari Santri tahun ini menggambarkan tanggung jawab besar kaum santri dalam menjaga kedaulatan bangsa sekaligus berperan aktif membangun peradaban global.

“Santri bukan hanya penjaga moral bangsa, tetapi juga pembawa pencerahan dan inovasi. Santri harus tampil percaya diri, menguasai ilmu, dan membawa nilai Islam rahmatan lil alamin di tengah masyarakat dunia yang semakin dinamis,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti keseriusan pemerintah dalam memperkuat peran pesantren melalui kebijakan nasional, seperti Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren yang mengatur pembentukan Dana Abadi Pesantren.

Lihat Juga : Kapal Kargo Terdampar di Selat Malaka, Bakamla RI Bergerak Cepat

Kebijakan ini menjadi wujud nyata keberpihakan negara terhadap lembaga pendidikan keagamaan yang telah melahirkan banyak tokoh bangsa.

Ia menambahkan bahwa beberapa daerah, termasuk Kabupaten Asahan, terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pesantren untuk mendorong kemandirian ekonomi dan penguatan karakter generasi muda.

Meski upacara diguyur hujan, semangat para santri tidak surut. Ribuan peserta tetap mengikuti jalannya kegiatan dengan khidmat sambil mengibarkan bendera dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan.

Baca Juga : Pelaku Usaha di Padangsidimpuan Terus Didata

Suasana penuh semangat ini mencerminkan nilai-nilai ketangguhan dan keikhlasan yang menjadi ciri khas dunia pesantren. Dalam konteks ini, Bupati Asahan menegaskan bahwa semangat dan dedikasi santri sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Asahan, yaitu “Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.”

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan kalangan pesantren menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang berilmu, beriman, dan berdaya saing menuju kemajuan yang berkeadaban. (HR)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya