Tuesday, October 13, 2026

Bupati Gus Irawan Ungkap Inovasi Pembangunan Berkelanjutan Tapsel

Baca Juga

Wartalive.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu paparkan berbagai capaian dan inovasi pembangunan daerah dalam acara Ekspos Kunjungan Lapangan Program Unggulan Sustainable Development Goals (SDGs) Kabupaten Tapsel, bersama tim verifikator dari Surveyor Indonesia di ruang rapat Bupati, Lantai II Kantor Bupati Tapsel, Sipirok, Selasa (11/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri, Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga, anggota DPRD Tapsel, Sekda, Asisten Ekbang, pimpinan OPD terkait, NSHE, Yayasan Ekosistem Lestari dan Lembaga Sipirok Lestari Indonesia.

- Advertisement -

Dalam eksposnya, Bupati Gus Irawan menyampaikan apresiasi kepada tim Surveyor Indonesia yang telah datang langsung ke Tapsel untuk melakukan verifikasi lapangan.

Baca Juga : Pemko Medan Latih Warga Binaan Jadi Tenaga Terampil

” Kami berterima kasih kepada tim Surveyor Indonesia yang telah berkunjung ke Tapsel. Kami berharap banyak mendapatkan masukan dari para verifikator, karena lembaga ini punya peran besar dan kredibel, baik di tingkat nasional maupun swasta, ” ujar Gus Irawan.

Bupati menyebutkan, salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel yang dipaparkan dalam ekspos tersebut adalah Program 1000 Kolam. Program ini merupakan langkah nyata menuju swasembada ikan di daerah.

Bupati mengungkapkan, ide program tersebut lahir dari pengalaman sederhana saat ia menemukan warga yang membeli ikan dari luar daerah.

” Saat reses di Pargarutan, saya bertemu warga yang membawa ikan dari Sumatera Barat. Dari situ saya berpikir, mengapa kita tidak bisa menghasilkan ikan sendiri. Karena itu kami dorong masyarakat agar mampu memenuhi kebutuhan ikan secara mandiri, ” jelasnya.

Ia merincikan,saat ini, Tapsel baru mampu memenuhi sekitar separuh kebutuhan ikan daerah. Melalui Program 1000 Kolam, Pemkab Tapsel mendorong masyarakat mengelola kolam ikan secara produktif dan dengan dukungan APBD serta kemitraan pihak swasta, hingga kini, lebih dari 761 kolam telah terbangun di berbagai Kecamatan.

” Program tersebut sejalan dengan misi besar Sustainable Development Goals (SDGs) dan gerakan nasional 1000 Kolam Desa, sekaligus menjadi bagian dari strategi peningkatan ekonomi hijau dan berkelanjutan masyarakat, ” katanya

Bupati Gus Irawan juga menegaskan pentingnya menjaga kearifan lokal dalam setiap kebijakan pembangunan Tapsel

Salah satu contoh nyata adalah penerapan konsep Lubuk Larangan, tradisi menjaga sungai agar tidak diambil ikannya dalam waktu tertentu demi menjaga keseimbangan ekosistem.

” Lubuk larangan ini bukan hanya tradisi, tapi juga bentuk pendidikan sosial dan kesadaran lingkungan. Hasilnya pun kami manfaatkan untuk kegiatan sosial, ” ungkapnya.

Selain itu, filosofi Dalihan Natolu dan semboyan masyarakat Marancar, “Aek do sian arangan, aek do sumber ni hangoluan” (air adalah sumber kehidupan), dijadikan landasan moral pemerintah daerah dalam menjaga harmoni antara manusia dan alam.

Bupati juga menekankan pentingnya reformasi birokrasi dan peningkatan kapasitas aparatur. Beberapa langkah yang telah dilakukan antara lain penerapan Manajemen Talenta ASN, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), serta Cash Management System (CMS) untuk memastikan transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.

” Visi kami adalah menjadikan Tapsel sebagai daerah yang berkarakter dan unggul. Karena itu, kami butuh SDM yang unggul dan berintegritas. Semua ini saling terkait untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, ” tegasnya

Dengan semangat gotong royong dan kearifan lokal, Bupati Gus Irawan berharap program ini dapat terus berkembang dan menjadi role model nasional dalam pembangunan berkelanjutan berbasis masyarakat.

“ Semoga kerja sama ini membawa manfaat besar bagi masyarakat dan Tapsel bisa terus menjadi contoh bagaimana pembangunan dapat berjalan selaras dengan kearifan lokal, ” tutupnya.

Ketua Tim Verifikator Surveyor Indonesia, Ririn, menyampaikan apresiasi atas inovasi dan komitmen Pemkab Tapsel yang berhasil memadukan pembangunan modern dengan nilai-nilai kearifan lokal.

“ Program 1000 Kolam dan konsep Lubuk Larangan ini sangat luar biasa. Jarang ada pemimpin daerah yang mampu mengombinasikan kepemimpinan modern dengan nilai-nilai tradisional, ” ujarnya.

Lihat Juga : Sumut Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Atletik Asia Tenggara 2025

Ririn menambahkan, Kabupaten Tapsel menjadi satu-satunya Kabupaten di Pulau Sumatera yang masuk dalam Top 10 nasional untuk penilaian program SDGs unggulan.

“ Dari 400 Kabupaten yang kami verifikasi, hanya lima yang masuk kategori nasional dan Tapsel salah satunya. Ini kebanggaan tersendiri karena Tapsel mewakili Sumatera, ” ungkapnya.

Sebagai penutup acara, dilakukan penyerahan cenderamata dari pihak Surveyor Indonesia kepada Pemkab Tapsel, sebagai simbol kerja sama dan dukungan terhadap program SDGs daerah.(Wan)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya