wartalive.co.id – Pemkab Musi Rawas (Mura) Memperingati hari Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1444 H / 2023 M, bertempat di Masjid Agung Darussalam Muara Beliti, Sabtu (8/4/2023) malam.
Kegiatan berlangsung selesai shalat tarawih dan di hadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) HJ. Aidil Rusman, Asisten , Camat, Pimpinan Muhammadiyah, ketua Pengadilan Agama, Ketua Baznas, Forkompinda dan OPD lainnya beserta pengurus dan jamaah masjid, menghadirkan penceramah Ustadz Aidil Fitrisyah Musa LC.
Bupati Mura HJ Ratna Machmud melalui Sekda HJ. Aidil Rusman, menyampaikan peristiwa penting Nuzulul Qur’an dalam sejarah peradaban islam terjadi pada tanggal 17 Ramadhan tahun 610 M di Gua Hiraq.
Turunnya Surah Al-Alaq ayat 1-5 menjadikan awal dari kenabian Muhammad SAW.
Sejarah turunnya Alquran dibagi menjadi dua periode, yaitu periode Mekkah (sebelum hijrahnya Nabi pada 17 Ramadhan 610 M) dan Madinah (setelah hijrah).
Selama periode Mekkah, pada umumnya ayat yang diturunkan berisi tentang akidah (paham terkait keimanan) dan tauhid (dasar ajaran agama Islam).
Baca Juga : Inovasi Untuk Desa! Ini Visi Dan Misi Sakudri
Ayat yang turun di Madinah umumnya berkaitan dengan muamalat (hubungan manusia sebagai makhluk sosial), syariat (aturan dalam kehidupan Islam), dan hukum Islam.
Selain itu, dalam kesempatan itu Sekda Mura juga menyampaikan hal tentang imbauan bersama Forkopimda Kabupaten Mura, dalam rangka pelaksanaan ibadah puasa dalam bulan suci ramadhan 1444 H.
Ustadz Aidil Fitrisyah Musa LC, dalam ceramahnya dihadapan para jamaah antara lain mengatakan, bulan suci Ramadhan ini merupakan bulan yang penuh berkah dan makrifah.
Dirinya mengajak jamaah untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan ibadah wajib dan sunah di bulan suci Ramadhan ini serta memperbanyak bersedekah.
“Bulan suci Ramadhan ini penuh berkah, untuk itu perbanyaklah Ibadah dan sadaqah, karena pahala dalam bulan suci Ramadhan ini berlipat ganda diberikan Allah SWT kepada kita,” tutupnya.
Seperti di setiap rumah tidak hanya memiliki Alquran, tetapi juga dapat sering dibaca dan menghafal ayat-ayat Alquran.
Termasuk bagi anak murid kelas empat untuk naik ke kelas lima, harus bisa baca Alquran, kalau tidak bisa baca jangan naikkan kelas.
“Dalam acara tersebut Bupati Mura Melalui Sekda Mura juga membagikan Uang santunan kepada para santri dan anak-anak panti asuhan yang telah menghafal Al-Qur’an “, pungkasnya (Randy)

