MUSI RAWAS, wartalive.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas (Mura) bersama Bupati Hj Ratna Machmud Mura melaksanakan gelar rapat paripurna dalam rangka mendengarkan pandangan umum fraksi dewan atas penyampaian nota keuangan dan Raperda APBD tahun anggaran 2023.
Adapun rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh ketua DPRD MURA, Azandri SIP yang berlangsung digedung Auditorium Kabupaten Musi Rawas, Selasa (15/11/2022).
Dalam pantauan awak media berdasarkan pernyataan Sekertaris Dewan (Sekwan) bahwa anggota DPRD yang hadir dalam rapat tersebut sebanyak 22 dewan yang hadir dari 41 anggota dewan yang ada di kabupaten Mura.
Dalam pidatonya, Siswantoro dari fraksi Gerindra membacakan pandangan kepada Bupati melalui rapat penyampaian nota keuangan dan Raperda APBD tahun anggaran 2023.
“Setalah mendengar dan mencermati penyampaian bupati Mura pada rapat paripurna pada hari Senin (14/11/2022), maka dalam hal ini pandangan umum fraksi partai Gerindra melalui rapat penyampaian atas nota keuangan dan Raperda APBD tahun anggaran 2023, dalam hal ini partai Gerindra menyetujui atas permintaan bupati Agar angaran APBD ditahun 2023 mendatang dibahas dengan komisi komisi DPRD,” ujarnya.
Sementara itu menurut pandangan umum fraksi Partai Amat Nasional (PAN) yang dibacakan oleh Wahyu Sumadi secara umum menyetujui namun beberapa point.
“Kami dari Partai Amanat Nasional menerima atas nota keuangan dan Raperda APBD Kabupaten Mura tahun anggaran 2023 dengan catatan beberapa masukkan,” ucapnya.
Berikut catatan dari fraksi PAN, Pertama pada rancangan APBD tahun anggaran 2023 kenapa pendapatan daerah kabupaten Musi Rawas menurun dari tahun sebelumnya.
Kedua Partai PAN meminta agar APBD daerah agar ditingkatkan lagi penerimaan dari sektor pajak, kami merasa masih terlalu kecil pajak perusahaan terkhusus perusahaan yang berbentuk HGU yang dulunya sebelum beroperasi.
Ketiga, belanja operasi pada rancangan APBD tahun anggaran 2023 kami dari fraksi partai amanat Nasional secara umum namun demikian untuk dilakukan upaya serius menekan besarnya operasi dengan prinsip efisien, efektif, transparan dan akuntabel.
Keempat, belanja pegawai kami dari fraksi Partai Amanat Nasional meminta para ASN lebih ditingkatkan lagi kinerjanya dalam pelayanannya terhadap masyarakat kabupaten Musi Rawas.
Kelima, belanja barang jasa kami dari fraksi partai amanat Nasional meminta agar dilakukan upaya menekan besarnya angka belanja barang dan jasa dengan prinsip efektif efisien serta akuntabel.
Yang terakhir, belanja hibah kami dari fraksi Partai Amanat Nasional agar dinaikan angka untuk menambah bantuan keuangan kepada partai politik dari 7 ribu persuara semua itu untuk kebutuhan organisasi partai politik, itulah enam point catatan dari fraksi PAN tersebut.

