Tuesday, October 13, 2026

Bupati Simalungun Tangani Cepat Longsor Irigasi di Huta Bayuraja

Baca Juga

Wartalive.co.id – Menanggapi laporan warga mengenai longsor saluran irigasi di Kecamatan Huta Bayuraja, Simalungun, Sumatera Utara, Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama sejumlah perangkat daerah terkait segera meninjau lokasi pada Selasa (29/7/2025).

Setibanya di Kecamatan Huta Bayuraja, Bupati disambut oleh Camat Huta Bayuraja, Ferry Risdoni Sinaga, bersama sejumlah warga dan langsung menuju lokasi irigasi yang longsor.

- Advertisement -

“Pak Anton, tolonglah agar segera diperbaiki. Ini sangat krusial karena langsung berdampak pada lahan kami. Kalau tidak segera ditangani, kami bisa gagal panen,” keluh seorang warga, Boru Saragih, dari Dusun Bantongguruan II, Kelurahan Huta Bayu, Kecamatan Huta Bayu Raja, kepada Bupati Simalungun. Pernyataan ini mencerminkan keresahan masyarakat yang hidupnya bergantung pada pertanian.

Baca Juga : Wali Kota Medan Tinjau Puskesmas Belawan, Pastikan Layanan Kesehatan Optimal

Irigasi yang longsor ini berada di Dusun Bah Tongguruan II dan sangat penting sebagai saluran utama yang mengairi lahan pertanian warga di tiga nagori: Kelurahan Huta Bayu, Nagori Silakkidir, dan Nagori Maligas, dengan total luas lahan mencapai kurang lebih 750 hektare.

Di sela peninjauan, Bupati Simalungun menyatakan keprihatinannya atas kondisi saluran irigasi yang rusak akibat longsor. Ia menilai, kerusakan ini berpotensi besar mengganggu produktivitas pertanian masyarakat, khususnya petani padi.

“Saya prihatin melihat kondisi ini. Lahan-lahan pertanian warga yang biasanya hijau dan subur kini terancam tidak bisa ditanami. Karena itu, saya minta agar seluruh jajaran terkait segera melakukan tindakan penanganan darurat,” tegas Bupati.

Saat itu juga, Bupati langsung menginstruksikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Kabupaten Simalungun, Resman Saragih, serta dinas teknis lainnya seperti Dinas PUPR dan Dinas Pertanian, untuk berkoordinasi dan bergerak cepat melakukan pemetaan kerusakan, serta menyusun rencana pengerjaan perbaikan irigasi. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjamin keberlangsungan hidup para petani dan mendukung ketahanan pangan daerah.

Bupati menegaskan bahwa irigasi ini berdampak pada dua nagori sekaligus yang menjadi penopang lumbung pangan Kabupaten Simalungun. Oleh karena itu, percepatan perbaikan infrastruktur pertanian menjadi perhatian serius pemerintah daerah. “Kami meminta masyarakat untuk tetap bersabar dan menjaga semangat gotong royong. Jangan dulu mengalihkan fungsi lahan, karena pemerintah akan hadir dan bertindak cepat. Kami menargetkan dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan, saluran irigasi ini dapat berfungsi kembali dan mendukung musim tanam berikutnya,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Simalungun tidak hanya meninjau, tetapi juga berdialog langsung dengan warga yang terdampak. Ia mendengarkan aspirasi dan harapan masyarakat, mulai dari kebutuhan jangka pendek seperti akses air alternatif, hingga jaminan keberlanjutan pertanian dalam jangka panjang.

Lihat Juga : Polda Sumut Gelar Sidak di Polresta Deli Serdang: Tes Urine Negatif Narkoba

Pemerintah Kabupaten Simalungun memastikan proses penanganan akan dilakukan secara terukur dan transparan. Selain perbaikan teknis saluran irigasi, pemerintah juga mempertimbangkan langkah mitigasi risiko di masa mendatang agar kejadian serupa tidak terulang, seperti penguatan struktur tanggul dan perbaikan tata kelola air.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen Bupati Anton Saragih dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam menjawab langsung persoalan masyarakat. Pemkab Simalungun tetap menempatkan keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan penghidupan masyarakat sebagai prioritas utama.

Sumber : Pemkab Simalungun

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya