Sunday, October 11, 2026

Delegasi Belanda Tinjau Riset Pertanian di TSTH2, Wabup Samosir Beri Dukungan

Baca Juga

Wartalive.co.id – Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, SE, MM menghadiri kunjungan kerja Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama delegasi dan Kedutaan Besar Belanda, yang dilaksanakan di Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2), Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Rabu (18/6/2025).

Wabup Ariston hadir didampingi Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dr. Tumiur Gultom, SP, MP dan Kabid IKP Dinas Kominfo, Togarma Naibaho.

- Advertisement -

Kunjungan kerja tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, Vice Minister for Foreign Economic Relations Belanda Michiel Sweers, Vice Minister Agriculture, Fisheries, Food Security and Nature Guido Landheer, serta jajaran pejabat pusat dan daerah, termasuk Wakil Gubernur Sumut H. Surya, B.Sc, dan perwakilan dari Kementerian serta Kamar Dagang dan Industri Indonesia.

Baca Juga : Kunjungan Reses Sabam Rajagukguk ke Tapsel, Sinergi Pusat dan Daerah Menguat

Agenda ini merupakan bagian dari Misi Ekonomi dan Perdagangan Belanda di kawasan Danau Toba, yang bertujuan membuka peluang kerja sama strategis, khususnya dalam bidang perdagangan, pertanian berkelanjutan, dan pengembangan Danau Toba sebagai destinasi unggulan nasional.

Direktur TSTH2, Prof. Sri Fatmawati, menjelaskan bahwa kawasan ini terdiri dari berbagai area riset dan pembibitan tanaman seperti bunga telang, kemenyan, ubi ungu, bawang putih, kentang, dan kunyit yang telah diolah menjadi berbagai produk turunan seperti keripik, serbuk, kosmetik, dan bioetanol.

Vice Minister Michiel Sweers menyampaikan apresiasi atas riset yang dilakukan, dan menilai potensi hortikultura Indonesia sangat besar. Beberapa jenis tanaman unggulan dari Belanda bahkan dinilai cocok untuk dikembangkan di wilayah ini.

Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, kehadiran TSTH2 merupakan bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian nasional melalui ekosistem riset benih, rumah kaca, dan pelatihan petani. Luhut juga mengungkapkan bahwa berbagai inisiatif strategis tengah dikembangkan, seperti pusat pembibitan bawang putih di Humbahas, restorasi hutan kemenyan, pengembangan kopi Arabika di Samosir, serta pengolahan kakao dan minyak atsiri di kawasan sekitar Danau Toba.

Ia juga menekankan pentingnya hilirisasi sektor pertanian serta menjajaki kerja sama teknologi dengan Belanda, terutama dalam pembangunan greenhouse (rumah kaca), peningkatan mutu benih, pelatihan teknis, hingga transfer ilmu pertanian kepada pelajar dan peneliti muda Indonesia.

“Saya berharap ke depan pelajar Indonesia juga bisa belajar di perguruan tinggi terbaik seperti Wageningen University di Belanda,” ujar Luhut.

Lihat Juga : Berusaha Kabur Saat Digerebek, Pengedar Shabu di Belawan Ditangkap Polisi

Wabup Samosir Ariston Tua Sidauruk menyambut baik peluang kerja sama tersebut dan menyampaikan rasa terima kasih atas komitmen DEN dan delegasi Belanda terhadap pembangunan kawasan Tapanuli.

“Kami sangat mengapresiasi kegigihan Bapak Luhut Binsar Pandjaitan dalam mendorong pembangunan kawasan Danau Toba. Semoga kehadiran DEN dan delegasi Belanda dapat menjadikan Danau Toba sebagai penopang swasembada pangan nasional,” tutup Ariston.

Sumber : Kominfo Samosir

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya