Tuesday, October 13, 2026

Diduga Lecehkan Anak di Bawah Umur Seorang Pria Ditangkap di Padangsidimpuan

Baca Juga

Wartalive.co.id – Polres Padangsidimpuan berhasil meringkus seorang pria berprilaku amoral, SS (25) , diduga melecehkan 2 orang gadis di bawah umur sekaligus dalam waktu yang nyaris bersamaan. Peristiwa tersebut terjadi di Kota Padangsidimpuan. Korbannya sebut saja, Mawar (8) Kelas 2 Sekolah Dasar (SD) dan Melati (9) Kelas 3 SD.

Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr Wira Prayatna, SH, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim, AKP Desman Manalu, SH, Rabu (30/10/2024) siang, kepada wartawan menjelaskan, peristiwa diduga pelecehan ini terungkap, pada Selasa (08/10/2024) petang lalu.

- Advertisement -

Saat itu, kata Kasat, orangtua dari Mawar yaitu, RDS (38), melihat puteri kesayangannya berlari ketakutan saat melihat SS, yang sedang berdiri di depan Rumahnya. Kemudian, RDS bertanya ke Mawar kenapa lari.

Baca Juga : Pj Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke-96

“Lalu korban Mawar mengatakan, jika ia takut melihat terlapor (SS-red),” kata Kasat.

Dari sana, sebut Kasat, Mawar bercerita ke RDS terkait kisah memilukan yang ia alami. Di mana, pada Rabu (02/10/2024) siang lalu, Mawar baru pulang Sekolah dan bermain bersama temannya yang tak lain adalah, Melati dan seorang lainnya, sebut saja Bunga (8).

“Ketiganya (Mawar, Melati, dan Bunga), bermain di dekat Kafe milik terlapor di Kota Padangsidimpuan,” imbuh Kasat.

Tiba-tiba, lanjut Kasat, SS datang dan memanggil ketiganya dengan mengiming-imingi mereka uang. Karena masih polos, ketiganya mengikuti panggilan SS ke dalam Kafe.

Iming-iming Uang

Tak sampai di situ, SS mengajak ketiga gadis itu masuk ke dalam sebuah kamar di Kafe tersebut. Kemudian, SS juga memberi ketiganya uang masing-masing seribu rupiah. Lalu, SS menyuruh Mawar dan Bunga ke luar dari Kamar.

“Sementara, korban Melati, tetap tinggal di dalam Kamar. Kuat dugaan, saat itu, terlapor melakukan pelecehan ke korban Melati. Sebab, tak lama berselang, korban Melati ke luar dari Kamar sambil memegang uang Rp5 ribu,” jelas Kasat.

Kemudian, Melati menyuruh Mawar dan masuk ke dalam Kamar yang tertutup gorden. Ketika di Kamar, SS mendorong bahu Mawar dan menyuruhnya tidur. Tetapi, Mawar menolak. Mawar memilih hanya duduk di tepi tempat tidur tersebut.

“Selanjutnya, terlapor kembali lakukan dugaan pelecehan ke korban Mawar. Korban Mawar sempat menolak bujuk rayu terlapor. Namun, korban Mawar begitu ketakutan. Setelahnya, terlapor memberi korban Mawar uang Rp10 ribu,” terang Kasat.

SS, kata Kasat, juga menyuruh Mawar agar tak menceritakan hal tersebut ke ibunya. Kalau bercerita, terlapor mengancam akan memukul Mawar. Kemudian, Mawar ke luar dari Kamar dan menemui kedua temannya.

Lihat Juga : Permata Bank Hadirkan Wealth Wisdom 2024 di Medan, Bagikan Edukasi Pengelolaan Kekayaan dan Kesejahteraan

“Setelah di luar, ketiganya sama-sama menjajankan uang pemberian terlapor ke Warung. Atas kejadian itu, pelapor (ibu dari Mawar) merasa keberatan dan melaporkan hal tersebut ke Polres Padangsidimpuan,” urai Kasat.

Berdasarkan laporan tersebut, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan bergerak lakukan penyelidikan. Dan hasilnya, pada Minggu (27/10/2024) malam, Tim Opsnal mengamankan SS di dapur Kafe miliknya.

“Kemudian, Tim Opsnal memboyong terlapor ke Polres Padangsidimpuan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Kasat.

Lembaga Burangir Apresiasi AKBP Dr Wira prayatna

Sementara Lembaga BURANGIR melalui Pengurus Juli H Zega, SH, kepada Wartawan Rabu (30/10/2024) sangat mengapresiasi Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr Wira Prayatna SH, S, IK, MH dan jajarannya karena dengan cepat menindak tegas para Pelaku Cabul di Padangsidimpuan. Setidaknya ada 2 kasus sudah tertangkap pelakunya dalam bulan ini.

Selanjutnya, ini tetap menjadi perhatian untuk seluruh pemerintahan, lanjut Juli, ia mengatakan masyarakat dan stakeholder lainnya di Padangsidimpuan bahwa kasus kekerasan seksual terhadap anak tetap saja ada.

Maka dari itu pemerintah perlu memikirkan sebuah regulasi yang konkrit dalam memutus rantai kejahatan yang luar biasa ini. Tidak lagi hanya pada kategori penanganan tetapi lebih dini ke hal pencegahan-pencegahan yang rutin dan melibatkan sampai ke akar rumput.

Baca Juga : Dishub Sumut bersama UK PACT dan MTI Sumut Gelar Pelatihan Keselamatan dan Layanan Angkutan Umum

Ia juga menambahkan, akan mengawal kasus ini dan terus berkordinasi dengan keluarga korban. Untuk memastikan bahwa korban dan keluarganya tidak mendapat intimidasi dari berbagai pihak yang tidak senang dengan laporan atau pengaduan para korban ke pihak penegak hukum.

Serta memastikan bahwa korban dapat kembali menempuh pendidikan seperti biasanya tanpa ada bullying dari pihak sekolah maupun teman-temannya, tutupnya.(LDS)

Editor : Indra Sikoembang

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya