wartalive.co.id – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UMKM) Kabupaten Musi Rawas (Mura), di tahun 2023 mendatang akan merencanakan memasarkan produk melalui Marketplace seperti Shopee,Buka Lapak dan Toko Pedia.
Karena untuk mengembangkan pemasaran produk, karena potensi UMKM yang ada diwilayah Kabupaten Mura mengalami keterbatasan.
Hal ini dijelaskan langsung oleh Kepala Dinas (Kadis) Koperasi dan UMKM Kabupaten Mura Yudi Fachriyansah melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan UMKM Reza saat diwawancarai rekan media wartalive.co.id (15/12/2022) diruang kerjanya.
Untuk program kerja tahunan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mura yakni merencanakan mengundang pihak Shopee, Buka Lapak dan Toko Pedia.
” Yang bertujuan untuk mengembangkan seluruh potensi UMKM yang ada diwilayah Kabupaten Mura,”kata Reza.
Dijelaskannya, karena seluruh UMKM yang ada di Kabupaten Mura lebih dari 17 ribu UMKM,hasil pendataan oleh Kementerian Koperasi Republik Indonesia (Kemenkop RI) di tahun 2022.
Oleh sebab itu karena begitu banyak UMKM yang ada,namun Kabupaten Mura masih mengalami keterbatasan dalam pengembangan dan pemasaran produk, maka rencananya mengundang pihak Shopee,Buka Lapak dan Toko Pedia untuk memasarkan produk UMKM yang ada.
” Selain itu di tahun 2023 nanti telah diusulkan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel),agar dilaksanakan pelatihan Marte Please bagi UMKM Kabupaten Mura,”jelas Reza.
Dia menerangkan untuk saat ini Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mura sedang fokus untuk pemasaran maupun pengembangan UMKM di Kabupaten Mura.
Begitu juga nanti ditahun 2023 pihak Dinas Koperasi dan UMKM Mura,akan memfasilitasi bagi UMKM untuk membuat sertifikasi halal,pendaftaran merek,daftar hak cipta.
Dan dalam pasilitasi tersebut Dinas Koperasi dan UMKM Mura melibatkan pihak Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang).
” Karena sesuai hasil kerjasama kemarin pihak Balitbang mempunyai rumah untuk ikut andil,guna mengembangkan UMKM yang ada,”terang Reza. (Randy)

