Wartalive.co.id – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sumatera Utara melaksanakan penanaman pohon serentak di tujuh kabupaten yang berada di kawasan Danau Toba. Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye dan sosialisasi Geopark Kaldera Toba menjelang proses revalidasi oleh UNESCO, sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni.
Penanaman pohon dilakukan bersama Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Armand Effendy Pohan, dan melibatkan sejumlah pihak terkait. Kepala Dinas LHK Sumut, Yuliani Siregar, menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung status Danau Toba sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark.
“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat geosite yang ada di kawasan Danau Toba. Geosite tidak hanya menjadi aset pariwisata, tetapi juga ruang edukasi, warisan budaya, dan potensi ekonomi daerah,” ujar Yuliani di ruang kerjanya, Kamis (12/6/2025)
Baca Juga : Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Dukung Kafilah di STQH Sumut 2025
Ia menjelaskan, kegiatan tanam pohon serentak ini dilaksanakan di 16 titik geosite, dengan masing-masing lokasi ditanami 250 bibit pohon produktif seperti mangga, rambutan, kemiri, dan tanaman buah lainnya.
“Apabila dikelola dengan baik, geosite bisa membuka lapangan kerja, memperkuat identitas lokal dan meningkatkan daya saing daerah,” tambahnya.
Yuliani juga menegaskan bahwa pengakuan Danau Toba sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark sejak 2020 adalah capaian penting, namun status tersebut tidak bersifat permanen.
Lihat Juga : Pemko Medan dan BBPVP Gelar Pelatihan Kompetensi untuk Tekan Pengangguran
“UUNESCO tidak sekadar menetapkan kawasan ini sebagai geopark, tetapi juga menempatkan kita dalam revalidasi setiap empat tahun sekali. Artinya, keberhasilan status ini tidak bersifat permanen, harus terus dijaga, dikembangkan dan dirawat dengan serius dan kolaboratif,,” tegasnya.
DLHK Sumut berharap aksi ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk terus mendukung pelestarian Danau Toba sebagai warisan alam dan kebanggaan Sumatera Utara di mata dunia.(Ananda)

