Wartalive.co.id – Dalam upaya membangun masa depan yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan mandiri, Komunitas Sedekah Jum’at (KSJ) menggagas program strategis bertajuk “Cetak 1 Juta Bibit Aren”, yang diperkenalkan melalui kegiatan sosialisasi di Padepokan Edukasi, Dusun Sidorukun, Desa Stabat Lama Barat, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat.
Program ini menjadi kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Sosialisasi yang digelar pada Jumat, 4 Juli 2025 ini dipimpin oleh Wan Aina selaku pengurus KSJ Langkat bersama Hendrik Irawan, Kepala Dusun Sidorukun sekaligus pengelola Padepokan Edukasi. Kegiatan ini turut dihadiri Camat Wampu Ahmad Fitria yang hadir mewakili Bupati Langkat, serta dua kelompok tani, yakni “Maju Bersama” yang diketuai Jumali dan “Maju Jaya” yang dipimpin Ponirin.
Baca Juga : HUT Kodam I/BB ke-75: Sinergi TNI, Masyarakat dan Forkopimda Se-Sumut
Ariswan dari Manajemen KSJ Pusat dalam penjelasannya menyampaikan bahwa pohon aren merupakan tanaman konservatif yang sangat penting di Indonesia. Selain membantu menjaga keseimbangan alam dan meningkatkan kesuburan tanah secara alami tanpa pupuk kimia, tanaman ini juga memiliki nilai ekonomi tinggi yang bisa menjadi sumber pendapatan petani.
“Tanaman ini bukan tanaman asing di Kabupaten Langkat, di Kecamatan Stabat Desa Pantai Gemi dan Dusun Slipit Desa Mangga masih ada masyarakat yang memproduksi gula aren. Kecamatan Gebang, Tanjung Pura dan Hinai masih ada petani yang membudidayakan tanaman aren ini bahkan di Desa Selayang Kecamatan Selesai sangat banyak masyarakat yang menanam pohon aren dan memproduksi produk turunannya seperti gula aren dan ijuknya dan setiap mendekati bulan suci Ramadhan masyarakatnya mengolah buah aren yang disebut kolang-kaling untuk dipasarkan sampai ke luar Provinsi Sumatera Utara,” terang Ariswan.
Dalam sambutannya, Ahmad Fitria menyampaikan bahwa Bupati Langkat memberikan dukungan penuh terhadap program ini, yang dinilai sejalan dengan potensi lokal.
“Kodam I/BB menjadi supporting utama bagi kami di Pemprov Sumut, khususnya dalam menjangkau daerah-daerah tertinggal, seperti Kepulauan Nias dan lainnya. Kami juga berterima kasih kepada Kodam I/BB yang terus berkomitmen memberantas peredaran gelap narkoba, begal dan kejahatan jalanan lainnya,” ucapnya.
Ketua Umum KSJ, Saharuddin, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang sebelumnya telah dimulai di Banda Aceh dan diresmikan langsung oleh Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Fahri Hamzah. Dalam arahannya, Fahri Hamzah menggulirkan gagasan “1 Rumah, 5 Pohon Aren” sebagai simbol peran aktif masyarakat dalam membangun ketahanan pangan dan kesejahteraan jangka panjang.
Perwakilan kelompok tani, Budianto, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian dan inisiatif KSJ yang menurutnya sangat relevan dengan kebutuhan petani saat ini.
“Program ini sangat relevan dan bermanfaat bagi para petani lokal, terutama di tengah kebutuhan akan solusi pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ucap Budianto.
Lihat Juga : Reynanda Ginting Gugur Saat Bertugas, Hanyut di Sungai Silau Asahan
Sebagai bagian dari kegiatan, dilakukan penyerahan bibit aren secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani oleh Camat Wampu mewakili Bupati Langkat.
Program “Cetak 1 Juta Bibit Aren” bukan sekadar gerakan menanam pohon. Ini adalah upaya menanam harapan, menggugah semangat kolektif, dan menegaskan bahwa dari desa pun bisa lahir solusi besar bagi bangsa. Setiap pohon yang tumbuh, menjadi simbol investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. (Ananda)

