Tuesday, October 13, 2026

Fakta di Balik Pencak Silat yang Semakin Mendunia

Baca Juga

wartalive.co.id-Pencak silat kini telah mendunia. Seni bela diri ini bahkan telah diakui UNESCO sebagai budaya khas Indonesia. Gerak tubuh yang indah namun mematikan menjadi ciri khas pencak silat.   Beragam perguruan dengan jurus-jurus khas mereka terus memberi warna pada pencak silat, sehingga olahraga sekaligus seni bela diri ini terus berkembang dari waktu ke waktu.

Gerak dan jurusnya sering kali mewakili budaya lokal setempat, sehingga menjadi sangat unik.  Saat ini tak ada jumlah pasti berapa persisnya jumlah perguruan pencak silat di tanah air, namun jumlahnya kemungkinan bisa mencapai ribuan atau bahkan lebih. 

- Advertisement -

Organisasi Pendidikan dan Kebudayaan PBB (UNESCO) menetapkan pencak silat sebagai warisan budaya tak benda khas Indonesia.Penetapan tersebut berlangsung pada sidang ke-14 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage yang berlangsung di Bogota, Colombia,9-14 Desember 2019. Melansir dari lama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), UNESCO mengakui, pencak silat menjadi identitas dan pemersatu bangsa Indonesia.

Baca Juga : Kemenhub Sebut Airbus Bakal Kembangkan Industri Penerbangan di RI

Tradisi pencak silat ternyata berasal dari dua daerah, yakni Sumatera Barat dan Jawa Barat. Tradisi ini kemudian berkembang ke seluruh wilayah di Indonesia bahkan hingga dunia. Salah satu hal keren di cabang olahraga pencak silat, apapun negara yang mengikuti cabang olahraga ini, harus menggunakan istilah dalam bahasa Indonesia.Istilah yang dipakai seperti ‘pukul’, ‘tendang’, ‘banting’, dan ‘gunting’. Dan istilah tersebut tidak bisa diterjemahkan, lho. Karena bahasa Indonesia jadi bahasa resmi dalam pencak silat ini.

Dalam cabang olahraga pencak silat, ada dua kategori yang dipertandingkan, yaitu kategori seni dan tarung. Dalam kategori seni dipertandingkan tiga ketgori yakni tunggal, ganda, dan regu. Pencak silat kini telah menyebar ke 50 negara. Secara formal, pencak silat pertama kali dipertandingkan di SEA Games pada 1987. Sampai saat ini pencak silat masih menjadi tuan di negeri sendiri. Ini bisa dilihat dari semakin banyaknya perguruan-perguruan silat yang terus bermunculan. (RL/IT)

Sumber : IDN Times

Editor : Indra Sikoembang

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya