Sunday, October 11, 2026

Genangan Air Setinggi Betis Warnai Wisuda USU

Baca Juga

Wartalive.co.id — Pelaksanaan wisuda di Universitas Sumatera Utara (USU) diwarnai genangan air yang menghambat akses para wisudawan ke lokasi acara. Hujan deras mengakibatkan kampus terendam hingga hampir setinggi betis orang dewasa, Jumat (28/11/2025)

Pelaksanaan wisuda Universitas Sumatera Utara (USU) kemarin diwarnai kekacauan akibat banjir yang merendam sebagian besar akses menuju kampus. Hujan deras sejak pagi membuat ribuan wisudawan mengalami kendala, mulai dari terjebak kemacetan panjang, tidak mendapat transportasi, hingga harus berjalan kaki menembus banjir dalam kondisi mengenakan toga.

- Advertisement -

Kampus USU, Jumat (28/11/2025)

Una, salah satu peserta wisuda, menceritakan pengalaman sulitnya berangkat ke kampus. “Bisa dibilang kacau sih. Dari berangkat aja udah hujan deras. Buat aku yang jauh itu susah karena harus naik mobil dan kondisi jalan juga udah mulai banjir,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya dialami mahasiswa yang tinggal jauh. “Banyak teman-teman yang kosnya dekat pun kesusahan karena nggak ada grab yang mau antar mereka ke Auditorium USU,” ucapnya.

Setibanya di kampus melalui Pintu 1, kondisi banjir semakin parah. “Begitu sampai di Pintu 1, airnya sudah setinggi betis. Kami terpaksa jalan kaki dari Pintu 1 sampai ke auditorium. Padahal kami sudah siap pakai toga dan segala macamnya, jadi harus basah karena lewati banjir,” jelas Una.

Ia menuturkan banyak wisudawan akhirnya tidak hadir karena terjebak banjir dan macet. “Cukup banyak yang nggak hadir. Ada juga yang telat lebih dari dua jam karena habiskan waktu berjam-jam di perjalanan,” tambahnya.

Kondisi saat pulang disebut lebih parah. Air makin tinggi dan seluruh pintu keluar USU ditutup sehingga transportasi online tidak bisa masuk. “Kami jalan lagi dari auditorium ke Pintu 1, airnya makin tinggi. Lewat FKM itu air sudah sampai paha. Keluar Pintu 1 juga nggak ada kendaraan umum, jadi kami terpaksa jalan sampai ke Pajus,” ujarnya.

Beberapa wisudawan mendapat bantuan mobil patroli kampus. Namun sebagian lainnya terpaksa bertahan di sekitar Auditorium USU hingga malam karena tidak bisa pulang. “Ada yang nunggu sampai malam karena nggak bisa kemana-mana, dan keluarga juga susah jemput karena rumah mereka ikut kebanjiran,” kata Una.

Di hari kedua pelaksanaan wisuda, sejumlah peserta tetap tidak hadir karena rumah mereka masih tergenang air. Meski begitu, kondisi di sekitar kampus sudah mulai membaik. “Di hari kedua itu airnya udah surut dan aman jalannya di sekitar USU,” tutup Una.

Lihat Juga : Dukung Transparansi Fiskal, Kantah Labuhanbatu Ikuti Press Conference Kinerja APBN

Di tengah kondisi yang sulit ini, Rektor USU Prof. Dr. Muryanto Amin, S.sos., M.Si., menyampaikan pesan khusus kepada seluruh wisudawan dan keluarga. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk saling menguatkan dan mendoakan masyarakat Sumatera Utara yang terdampak bencana.

“Kondisi banjir yang melanda banyak wilayah di Sumut adalah ujian bagi kita semua. Mari sama-sama kita berdoa agar musibah ini segera berlalu, dan mereka yang terdampak diberikan kekuatan serta keselamatan,” ujar Rektor dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada wisudawan yang tetap hadir dalam kondisi menantang tersebut, sekaligus berharap pelaksanaan wisuda mendatang dapat berjalan lebih baik. (Sry)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya