Wartalive.co.id – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI selaku Wakil Ketua Satuan Tugas I Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pasca bencana Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar), Letjen TNI Richard TH. Tampubolon, meninjau lokasi Hunian Tetap (Huntap) di kawasan Perkebunan Pijorkoling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Selasa (14/7/2026).
Peninjauan tersrbut sekaligus menandai dimulainya pembangunan Huntap melalui prosesi groundbreaking dan merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Program ini diharapkan mampu menghadirkan hunian yang aman, layak, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi langkah nyata dalam memulihkan kehidupan masyarakat pasca bencana.
Baca Juga : Kepala Kantah Hadir Dalam Groundbreaking Huntap Korban Banjir Padangsidimpuan
Kegiatan groundbreaking turut dihadiri jajaran kementerian dan lembaga, Wali Kota Padangsidimpuan, diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) H. Rahmat Marzuki Nasution, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kalaksa BPBD Kota Padangsidimpuan Dedi Iriansyah, Kadis Perkim Abdul Rahman Nasution, pimpinan organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, serta tokoh masyarakat.
Letjen TNI Richard TH. Tampubolon, bersama para tamu undangan juga mengikuti prosesi peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan Huntap.
Dalam kesempatan tersebut, Letjen TNI Richard TH. Tampubolon, mengatakan, pembangunan Huntap merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana sekaligus memastikan masyarakat terdampak segera memperoleh tempat tinggal yang aman dan layak.
Ia menegaskan, melalui pembangunan Huntap, ini, pemerintah ingin memastikan masyarakat yang terdampak bencana dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik. Rumah bukan hanya bangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol harapan, keamanan dan awal baru bagi keluarga untuk bangkit dari bencana.
” TNI bersama seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah akan terus bersinergi mengawal proses pembangunan agar selesai tepat waktu, berkualitas dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat, ” kata Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon.
Sementara, Wali Kota Padangsidimpuan melalui Sekda Kota Rahmat Marzuki Nasution menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, TNI dan seluruh pihak yang telah memberikan perhatian terhadap percepatan pemulihan masyarakat terdampak bencana di Kota Padangsidimpuan.
” Pembangunan Huntap ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan kepastian bagi masyarakat yang terdampak bencana, ” ujarnya.
Menurutnya, bagi warga, rumah bukan sekadar tempat berteduh, tetapi juga tempat membangun kembali kehidupan, harapan dan masa depan keluarga.
” Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan berkomitmen mendukung penuh proses pembangunan ini agar berjalan lancar, tepat waktu dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat penerima manfaat, ” ujarnya.
Kadis Perkim Abdul Rahman Nasution, menyampaikan, pihaknya berkomitmen mengawal seluruh tahapan pembangunan Huntap agar berjalan sesuai rencana, memenuhi standar teknis dan selesai tepat waktu.
Menurutnya, pembangunan Huntap ini menjadi salah satu prioritas dalam upaya pemulihan pasca bencana. Dinas Perkim akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, TNI, serta seluruh pihak terkait agar proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan.
” Harapannya, masyarakat penerima manfaat dapat segera menempati rumah yang aman, layak huni, dan nyaman, sehingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara normal, ” ujar Abdul Rahman
Lihat Juga : Danrem 181/PVT dan Bupati Sorong Selatan Buka TMMD ke-129 TA 2026
Sedangkan Kepala BPBD Kota Padangsidimpuan Dedi Iriansyah menyampaikan, pembangunan Huntap merupakan bagian penting dari tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana yang bertujuan memberikan kepastian tempat tinggal bagi masyarakat terdampak.
” Kami berharap Huntap ini tidak hanya menjadi tempat tinggal yang aman dan layak, tetapi juga mampu memulihkan semangat dan kehidupan masyarakat agar dapat kembali beraktivitas secara normal, ” tuturnya.
Salah seorang warga terdampak bencana mengaku bersyukur atas dimulainya pembangunan rumah bagi korban bencana.
Menurutnya, program tersebut menjadi harapan baru bagi keluarga yang selama ini harus tinggal di tempat sementara.
” Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah, TNI, serta semua pihak yang telah membantu warga korban terdampak bencana. Dengan dimulainya pembangunan Huntap ini, kami merasa memiliki harapan baru untuk kembali menjalani kehidupan yang lebih baik dan semoga pembangunannya berjalan lancar. ” terang warga.(Wan)

