Saturday, October 10, 2026

GTRA Labuhanbatu Mantapkan Arah Reforma Agraria 2025

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Labuhanbatu menggelar Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) yang berlangsung di Gedung Hall Permata Land, Kamis (18/9/2025).

Rapat dipimpin Ketua Harian GTRA, yang juga Kepala Kantah Kabupaten Labuhanbatu, Khalid Afdillah Handoyo, SH, didampingi Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan, Rahmat, SH, MH, serta Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Ismail, A.Md., SE.

- Advertisement -

Dari pihak Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu hadir Wakil Ketua GTRA sekaligus Sekretaris Daerah, Ir. Hasan Heri Rambe, bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. H. Sarimpunan, M.Pd., Asisten Administrasi Umum, serta pimpinan OPD, seperti Dinas PUPR, Dinas Pertanian, Dinas Pertanahan, Bappeda, dan beberapa instansi lain yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program reforma agraria.

Baca Juga : Program MBG Tapsel Gerakkan Ekonomi Rp 400 Miliar/Tahun

Ketua Harian GTRA, Khalid Afdillah Handoyo, dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam pelaksanaan reforma agraria di tahun 2025.

” Rapat ini menjadi langkah awal untuk menyamakan visi dan misi dalam menentukan kebijakan strategis penanganan reforma agraria. Dengan sinergi yang kuat, kita bisa memastikan program ini berjalan efektif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, ” ujarnya.

Wakil Ketua GTRA, Ir. Hasan Heri Rambe, menyampaikan, reforma agraria bukan hanya soal penataan tanah, tetapi juga menyangkut pemberdayaan ekonomi masyarakat.

” Melalui reforma agraria, kita berharap tercipta pemerataan akses dan pemanfaatan tanah yang dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memajukan perekonomian daerah, ” ungkapnya.

Rapat ini juga menjadi tonggak awal pelaksanaan reforma agraria di Kabupaten Labuhanbatu pada 2025.

Lihat Juga : Kapolres Padangsidimpuan Tinjau Pembangunan Dapur SPPG

” Diharapkan, dengan perencanaan yang matang dan koordinasi yang baik, program ini dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah dan kehidupan masyarakat, ” terangnya.

Dalam rapat ini juga diputuskan beberapa langkah strategis, antara lain, pendataan awal dan pengumpulan data potensi tanah objek reforma agraria (TORA), inventarisasi dan identifikasi tanah yang menjadi sasaran program, analisis dan pembaruan data untuk memastikan akurasi informasi, menyelenggarakan rapat integrasi dan tindak lanjut bersama pemangku kepentingan. (Wan/LB)

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya