Wartalive.co.id – Sebanyak 68 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Tahun 2026 resmi dikukuhkan Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu di Gedung Serbaguna Kompleks Perkantoran Bupati Tapsel, Sipirok, Jumat (14/8/2026).
Pengukuhan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tapsel H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekda Tapsel H. Sofyan Adil Siregar, para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, perwakilan TNI/Polri, serta pelatih, pembina dan panitia Paskibra.
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 mendatang.
Dari 68 anggota Paskibra yang dikukuhkan, sebanyak 36 orang merupakan laki-laki dan 32 perempuan.
Selain itu, turut disiapkan lima pendamping bendera dari Batalyon C Brimob Polda Sumatera Utara.
Dalam arahannya, Bupati Gus Irawan mengatakan, menjadi anggota Paskibra bukan sekadar menjalankan tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih.
Mereka merupakan putra-putri terbaik Tapsel yang dipercaya membawa amanah dalam momentum penting bagi bangsa Indonesia.
“ Kepercayaan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Karena di tangan kalian, Merah Putih akan dikibarkan dengan penuh kehormatan, ” ujar Gus Irawan.
Menurutnya, kedisiplinan anggota Paskibra akan tercermin melalui setiap langkah dan sikap mereka.
Karena itu, ia meminta seluruh anggota menjalankan tugas dengan disiplin, penuh tanggung jawab, ikhlas dan bangga.
Bupati juga mengingatkan agar pengukuhan tidak berhenti sebagai seremoni. Ikrar yang telah diucapkan harus dihayati sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan.
“ Resapi ikrar yang telah kalian ucapkan, hayati makna Merah Putih yang akan kalian kibarkan, dan tanamkan dalam hati bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini diperoleh melalui perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa, ” katanya.
Sebelum dikukuhkan, para anggota Paskibra telah menjalani serangkaian seleksi, pembinaan, pendidikan, latihan fisik dan mental serta pembentukan karakter.
Pelatihan berlangsung selama 2-14 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Baharuddin, Kecamatan Angkola Muaratais.
Para anggota mendapatkan pembinaan dari personel TNI Angkatan Darat, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) dan pamong.
Gus Irawan menyebut proses tersebut menjadi bekal penting dalam membentuk kedisiplinan, kerja keras, kebersamaan dan keteguhan mental para anggota Paskibra.
Ia berharap nilai-nilai tersebut tidak hanya diterapkan selama menjalankan tugas pada 17 Agustus, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
“ Disiplin harus menjadi kebiasaan, kejujuran menjadi karakter, tanggung jawab menjadi prinsip, gotong royong menjadi budaya dan nasionalisme menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, ” tegasnya.
Ia juga meminta para pelajar terus meningkatkan prestasi, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tetap memegang teguh nilai agama, adat, budaya, sopan santun dan kearifan lokal.
“ Jadilah generasi muda Tapsel yang beriman, berkarakter, berintegritas, berprestasi, disiplin, tangguh dan pantang menyerah. Jadilah generasi yang mampu menjaga persatuan dan kesatuan, ” pesannya.
Memasuki usia ke-81 kemerdekaan Indonesia, Gus Irawan mengatakan bentuk perjuangan generasi saat ini telah berubah.
Perjuangan tidak lagi dilakukan melalui peperangan, melainkan dengan mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, prestasi, inovasi, kerja keras, persatuan dan pengabdian.
“ Bagi kalian sebagai pelajar, perjuangan itu diwujudkan dengan belajar sungguh-sungguh. Bagi generasi muda, perjuangan itu diwujudkan dengan berkarya dan berprestasi dan bagi kita semua, perjuangan itu diwujudkan dengan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, daerah dan negara, ” ungkapnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, pembina, panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembentukan Paskibra
Penghargaan juga diberikan kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan dan motivasi kepada putra-putrinya.
Kepada para anggota Paskibra, Gus Irawan berpesan agar menjaga nama baik Paskibra, keluarga, sekolah dan Kabupaten Tapsel.
Ia berharap seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Tapsel berjalan lancar, tertib, khidmat dan sukses.
“ Jadikan pengalaman sebagai anggota Paskibra sebagai bekal untuk menjadi pemimpin di masa depan. Jangan takut bermimpi besar, jangan takut bekerja keras dan jangan takut menghadapi tantangan. Jangan pernah menyerah sebelum mencapai yang dicita-citakan, ” katanya.(Wan)

