Tuesday, October 13, 2026

Gus Irawan : SPPG Bukan Sekadar Gizi, Tapi Masa Depan Generasi

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) terus memperkuat upaya penanggulangan stunting sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Hal ini ditandai dengan peluncuran Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang digelar di halaman SPPG Polres Tapsel, Sipirok, kemarin

- Advertisement -

Peluncuran program ini dihadiri Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, didampingi Wakil Bupati Tapsel H. Jafar Syahbuddin Ritonga, serta pejabat lintas sektor, seperti Wakil Bupati Paluta, Kapolres Tapsel, Kajari Tapsel, Ketua Pengadilan Negeri, Danyon C Brimobdasu, Pabung Dandim 0212/TS, Sekda Tapsel, Plt. Kadis Kesehatan, Ketua TP PKK Tapsel, Ketua Bhayangkari, dan jajaran Polres Tapsel.

Baca Juga : Operasi Satpol PP Terus Berlanjut, PKL dan Spanduk Liar Jadi Sasaran

Dalam sambutannya, Bupati Gus Irawan menegaskan, program SPPG hadir tidak hanya untuk penanganan gizi buruk dan pencegahan stunting, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi desa.

“ Program ini tujuannya luar biasa, bukan hanya mengatasi stunting, tetapi juga menggerakkan ekonomi desa dan kelurahan melalui pemanfaatan potensi lokal, ” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada Januari 2026, pemerintah menargetkan berdirinya 32 dapur gizi yang tersebar di seluruh wilayah Tapsel. Setiap dapur diproyeksikan dapat menyerap sekitar 50 tenaga kerja lokal, dengan pasokan bahan pangan seperti ikan dan sayuran yang berasal langsung dari Desa maupun Kelurahan.

“ Kami sedang melakukan pemetaan potensi pertanian daerah agar pasokan untuk dapur gizi datang dari masyarakat kita sendiri. Saya berharap koperasi desa atau kelurahan Merah Putih juga bisa mengambil peran dalam peluang usaha ini, ” tambahnya.

Gus Irawan juga mengingatkan seluruh pihak terkait pentingnya kesiapan dalam tahap awal pelaksanaan program.

” Proses pembelajaran perlu dijalani dengan baik agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” terangnya.

Bupati menegaskan, peluncuran program SPPG ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memperluas akses gizi seimbang sekaligus menciptakan peluang ekonomi berbasis desa.

” Program ini menjadi wujud nyata kolaborasi pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam mengatasi masalah stunting yang selama ini menjadi tantangan nasional, ” katanya.

Dengan terwujudnya sinergi lintas sektor, Bupati Gus Irawan juga optimistis Tapsel dapat menjadi contoh daerah yang berhasil menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi desa.

” SPPG bukan hanya tentang gizi, tetapi tentang masa depan generasi kita dan kesejahteraan masyarakat desa, ” tegas Bupati.

Lihat Juga : ILASPP, Kolaborasi ATR/BPN dan Bank Dunia untuk Tanah Ulayat

Ketua SPPG Polres Tapsel, Febri Hamdani, dalam laporannya mengungkapkan, pada tahap awal pelaksanaan, pihaknya telah menyalurkan Manfaat Bantuan Gizi (MBG) kepada 2.797 penerima di Kecamatan Sipirok.

Bantuan ini mencakup 27 sekolah negeri dan swasta, terdiri dari 7 TK/PAUD, 12 SD, 5 SMP/MTs dan 3 MA.

“ Ke depan, melalui proposal berikutnya yang akan dimulai pada Oktober 2025, kami menargetkan peningkatan jumlah penerima menjadi 3.500 – 4.000 anak di Kecamatan Sipirok, ” jelas Febri.(Wan)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya