Wartalive.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) menggelar upacara puncak peringatan Hari Jadi ke-75 di Aula Gedung Serbaguna SARASI Kantor Bupati Tapsel di Sipirok, Senin (24/11/2025).
Upacara dipimpin langsung Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, didampingi Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga, dan dihadiri Ketua DPRD Rahmat Nasution, unsur Forkopimda, Wakil Bupati Padang Lawas, perwakilan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara dan Mandailing Natal, serta Sekda Kota Padangsidimpuan, tokoh senior Tapsel seperti mantan Bupati dua periode Syahrul M. Pasaribu dan mantan Wakil Bupati Aldinz Rapolo Siregar.
Dalam pidatonya, Bupati Gus Irawan menegaskan, Tapsel merupakan daerah yang kaya sumber daya alam dan memiliki kekuatan sosial budaya yang menjadi modal utama pembangunan.
Baca Juga : Bupati Tapsel Instruksikan Belajar Daring Saat Cuaca Ekstrem
“ Tapsel yang kita cintai ini kaya sumber daya alam, dianugerahi ragam suku, adat, dan budaya. Masyarakat hidup harmonis dan penuh toleransi, ditopang Dalihan Na Tolu sebagai jati diri daerah, ” ujarnya.
Peringatan hari jadi ke-75 mengusung tema “Sinergi Dalihan Na Tolu untuk Tapsel Bangkit”, yang menurut Bupati sangat relevan dengan arah pembangunan menuju Tapsel yang maju, unggul, sehat, cerdas dan sejahtera dalam kerangka Indonesia Emas 2045.
“ Motto Sinergi Tapsel Bangkit lahir dari nilai-nilai luhur Dalihan Na Tolu yang sudah terbukti mampu menyelesaikan banyak persoalan, ” tegasnya.
Bupati mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan menjadikan peringatan ini sebagai refleksi pembangunan.
Lihat Juga : Perkuat SDM, Pemkab Asahan Berikan Beasiswa kepada 125 Mahasiswa Berprestasi
“ Di posisi mana kita hari ini dan tujuan besar apa yang hendak kita capai di masa depan, ” tambahnya.
Bupati juga memaparkan sejumlah capaian sejak dirinya bersama Wakil Bupati dilantik pada 20 Februari lalu, yang salah satunya, Tapsel berhasil meraih Terbaik-1 kabupaten/kota se-Indonesia dalam SDGs Award I-SIM 2025 di Bappenas, melalui program Gerakan 1.000 Kolam.
” Program pemberdayaan berbasis kearifan lokal lubuk larangan itu kini telah melahirkan lebih dari 800 kolam aktif yang didukung APBD, APBDes, CSR dan swadaya masyarakat, ” katanya.
Pada momentum HUT ke-75 ini, Bupati menyampaikan apresiasi khusus kepada warga dari 15 desa di enam Kecamatan yang telah menyumbangkan tanahnya untuk pembangunan fasilitas kesehatan seperti Pustu dan Poskedes.
Baca Juga : Ketua TP Posyandu Asahan Hadiri Rakerda Provinsi
“ Ini menjadi bukti sinergitas pembangunan sesuai tagline Sinergi Tapsel Bangkit. Sinergi ini juga harus kita bangun dengan daerah tetangga seperti Madina, Paluta, Palas dan Kota Padangsidimpuan, ” ujar Bupati.
Usai upacara, dilaksanakan prosesi adat mangupa yang dipimpin oleh tokoh adat Tapsel Mangaraja Tenggar Siregar.
Hj. Nurhayati Pane, mewakili kaum ibu, menyampaikan, prosesi upa-upa merupakan bentuk doa agar kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati berjalan sukses.
Mantan Bupati Syahrul M. Pasaribu yang memberi sambutan mewakili tamu undangan, mengapresiasi capaian Pemkab Tapsel dalam sembilan bulan terakhir. Ia juga mengingatkan tantangan fiskal daerah yang semakin berat.
“ Transfer pusat ke daerah mengalami pengurangan, sementara kebutuhan pembangunan meningkat. Karena itu, terobosan dan kreativitas harus menjadi bagian dari tata kelola pembangunan, ” katanya.
Lihat Juga : Bupati Asahan Hadiri RUPS-LB Bank Sumut di Medan, Sepakati Inbreng Aset dan Pergantian Jajaran Direksi
Menurut Syahrul, keterbatasan fiskal tidak boleh menjadi alasan berhenti berinovasi.
“ Hari ini Tapsel membuktikan bahwa dengan koordinasi kuat dan optimalisasi sumber daya lokal, Tapsel tetap bisa berlari, ” sebutnya
Rangkaian acara ditutup dengan penandatanganan prasasti pembangunan oleh Bupati Gus Irawan, antara lain, pembangunan jembatan Simulak-ulak Sialaman Sipirok, pembangunan Pustu Janji Matogu Angkola Selatan dan pembangunan Poskedes Silangkitang Tambiski SD Hole
Bupati juga menyerahkan Piagam Penghargaan kepada masyarakat penyumbang tanah untuk Pustu dan Poskedes serta UPR AMPHIBI Batangtoru yang aktif membina kelompok pembudidaya ikan.
Selain itu, beasiswa diberikan kepada 37 mahasiswa berprestasi asal Tapsel yang memiliki IPK di atas 3,5, dengan penyerahan simbolis kepada tujuh penerima.(RI)

