wartalive.co.id – Inflasi global yang masih tinggi hingga Q4 2022 diperkirakan masih akan terus berlanjut di 2023. Efek turunan dari konflik di Ukraina terhadap pasar global, yakni shortage of supply dan fluktuasi harga komoditas, pun menimbulkan efek domino terhadap perdagangan dan ekonomi secara keseluruhan. Dengan berbagai tantangan yang membayangi di tahun yang akan datang, bagaimana Indonesia dapat mengatasinya?

Selasa lalu, Ibu Shinta Kamdani membagikan sejumlah insight dalam acara Trade Outlook 2023 “Peluang dan Tantangan Perdagangan Dunia dan Indonesia Tahun 2023”. Beliau menyampaikan bagaimana negara berkembang, termasuk Indonesia, dianggap relatif memiliki potensi pertumbuhan komparatif yang lebih stabil dibandingkan negara maju di tahun mendatang.(IG)

