Monday, October 12, 2026

Insiden Kerusakan Nose Cone Garuda Indonesia di Pekanbaru

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pesawat maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA176 rute Jakarta-Pekanbaru dilaporkan mengalami kerusakan serius pada bagian hidung pesawat (nose cone). Insiden ini terjadi pada Sabtu (7/3) dan baru disadari sesaat setelah pesawat mendarat dengan selamat di landasan pacu Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Pekanbaru.

Kondisi fisik pesawat yang memprihatinkan memicu kepanikan ringan di kalangan penumpang yang baru saja turun. Bagian depan pesawat terlihat mengalami penyok yang cukup dalam dengan lapisan cat yang mengelupas, memberikan gambaran visual mengenai kerasnya benturan yang terjadi selama penerbangan berlangsung.

- Advertisement -

Berdasarkan data jadwal penerbangan, maskapai pelat merah tersebut lepas landas dari Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 15.10 WIB. Hingga proses pendaratan selesai, belum ada laporan mengenai gangguan teknis yang dirasakan penumpang saat berada di udara sebelum akhirnya kerusakan tersebut terlihat di apron.

Baca Juga : Aksi Heroik Polisi Ringkus Terduga Pengguna Sabu di Medan

Menanggapi situasi tersebut, sejumlah petugas teknis dan kru darat di Bandara SSK II segera dikerahkan menuju area parkir pesawat. Mereka melakukan pemeriksaan visual secara mendalam untuk mengukur tingkat kedalaman penyok dan memastikan apakah kerusakan tersebut berdampak pada integritas struktur navigasi pesawat.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa kerusakan pada nose cone tersebut disebabkan oleh Foreign Object Damage (FOD) atau benturan dengan benda asing. Meski demikian, tim ahli masih meneliti lebih lanjut apakah insiden ini murni akibat tabrakan burung (bird strike) atau terdapat faktor teknis eksternal lainnya.

General Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II, Achmad, memberikan konfirmasi resmi terkait adanya kerusakan pada armada Garuda Indonesia tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak otoritas bandara kini tengah berkoordinasi intensif dengan teknisi maskapai untuk mengusut tuntas penyebab pasti dari kerusakan di bagian moncong pesawat. “Penyebab benturan sampai saat ini masih dalam proses investigasi. Evaluasi akan kami sampaikan setelah hasil investigasi komprehensif dari instansi terkait keluar,” ungkap General Manager Bandara Internasional SSK II Pekanbaru Achmad, Sabtu, (7/3).

Lihat Juga : Penyaluran Bantuan ZIS Rp2,93 Miliar,Wagub Sumut: Zakat Jadi Kekuatan Sosial Luar Biasa

Sebagai penutup, Achmad menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh akan segera disampaikan kepada publik setelah hasil investigasi komprehensif dari instansi terkait keluar. Hingga berita ini diturunkan, pesawat tersebut masih dalam pemeriksaan teknis untuk memastikan keamanan operasional sebelum diizinkan kembali terbang. (Febrian)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya