Wartalive.co.id — Kondisi jalan rusak di kawasan Rimba Soping hingga kini masih dikeluhkan warga. Sudah hampir lima tahun, akses jalan tersebut tak kunjung mendapat perbaikan serius, sehingga berdampak langsung terhadap aktivitas dan perekonomian masyarakat sekitar, (10/01/2026)
Jalan yang seharusnya menjadi penghubung antardaerah justru berubah menjadi jalur yang sulit dilalui. Kerusakan permukaan jalan membuat mobilitas warga menurun, terutama bagi pengendara roda dua dan kendaraan pengangkut hasil pertanian.
Akses jalan tersebut diketahui menghubungkan kawasan Batu Nadua dengan Desa Simasom. Selain itu, jalan ini juga menjadi jalur alternatif menuju Desa Siharang Karang hingga Komplek Sadabuan. Namun, kondisi jalan yang berlubang dan rusak parah membuat warga terpaksa mencari jalur lain atau tetap melintas dengan risiko kecelakaan.
Baca Juga : Mulai Mei 2026, Anggaran MBG Tembus Rp1,2 Triliun per Hari
Salah seorang warga, Alwi, menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi jalan yang tak kunjung dibenahi. Menurutnya, selama bertahun-tahun tidak ada perbaikan yang benar-benar tuntas. “Kami sudah hampir lima tahun menunggu perbaikan. Pernah ada yang datang menimbun pasir, tapi setelah itu ditinggal begitu saja, tidak dilanjutkan,” ujar Alwi.
Ia menambahkan, kerusakan jalan tersebut sangat memengaruhi aktivitas warga, khususnya yang bergantung pada sektor pertanian. Jalan yang sulit dilalui membuat warga kesulitan pergi ke sawah maupun mengangkut hasil panen.
Keluhan serupa juga disampaikan Yanti, warga lainnya. Ia berharap pemerintah tidak hanya fokus pada perbaikan jalan utama, tetapi juga memperhatikan kondisi jalan lingkungan yang berada dalam wilayah kota. “Kami mohon pemerintah mau melihat kondisi jalan di sini. Jangan hanya jalan besar saja yang diperbaiki, kami juga masih satu kota dengan pusat,” katanya.
Lihat Juga : Polsek Medan Barat Tertibkan Siswa Bolos
Warga berharap perbaikan jalan dilakukan secara menyeluruh dan tidak setengah-setengah. Pasalnya, kondisi jalan yang rusak telah menyebabkan sejumlah warga tergelincir bahkan mengalami kecelakaan lalu lintas.
Masyarakat Rimba Soping berharap adanya perhatian serius dan keadilan dalam pembangunan infrastruktur, agar akses jalan yang menjadi urat nadi aktivitas warga dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman.
Padangsidimpuan, (10/01/2026). (Sry)

