Wartalive.co.id – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, Polda Sumatera Utara kembali membuktikan komitmennya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dengan mengungkap ratusan kasus narkotika di wilayah hukumnya.
Dalam konferensi pers yang digelar di Sat Polairud Polres Tanjungbalai, Selasa (24/6/2025), Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut mengumumkan keberhasilan mereka bersama Polres Batubara, Asahan, dan Tanjungbalai dalam mengungkap 414 kasus narkoba sejak 1 Januari hingga 23 Juni 2025. Sebanyak 548 tersangka telah diamankan dari jaringan lokal, nasional, hingga internasional, termasuk pengedar di tempat hiburan malam.
Barang bukti yang disita juga mencengangkan, terdiri dari:
- 248,73 kg sabu
- 32,30 kg ganja
- 44.256 butir ekstasi
- 899 gram kokain
- 5.393 liquid vape mengandung metomidate
Baca Juga : Ajang Sportif dan Silaturahmi, Kapolres Cup 2025 Tebing Tinggi Resmi Bergulir
“Dari pengungkapan ini, sekitar 1.381.117 jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman narkoba, dengan total nilai ekonomis barang bukti mencapai Rp312,6 miliar,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata implementasi tema Hari Bhayangkara tahun ini. “Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk melindungi generasi muda dari kehancuran akibat narkoba,” tegasnya.
Lebih lanjut, Polda Sumut menegaskan akan terus melawan narkoba secara konsisten, tegas, dan berkelanjutan, serta meminta dukungan masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi para perusak masa depan bangsa. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti. Jangan ada yang mencoba mengintervensi proses hukum. Itu bentuk pengkhianatan terhadap bangsa,” tegasnya.
Lihat Juga : Sebanyak 3943 Jemaah Haji Debarkasi Medan Telah Kembali ke Tanah Air
Konferensi pers ini juga dihadiri oleh Kabid Humas Polda Sumut, Kapolres Tanjungbalai, Kapolres Asahan, dan Kapolres Batubara, serta puluhan awak media yang selama ini menjadi mitra strategis dalam membangun opini publik yang informatif dan edukatif.
Sebagai penutup, Polda Sumut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan media yang terus mendukung upaya pemberantasan narkoba di Sumatera Utara. (Ananda)

