Wartalive.co.id – Pascabanjir dan longsor yang melanda wilayah Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, akses masyarakat kini kembali terbuka. Satgas Penanggulangan Bencana Alam Kodam I/Bukit Barisan berhasil menuntaskan pembangunan jembatan Aramco di Kelurahan Hutanabolon yang sebelumnya rusak akibat bencana, (21/01/2026)
Jembatan darurat tersebut kini sudah bisa digunakan oleh warga, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Kehadiran jembatan ini menjadi solusi penting bagi masyarakat yang selama beberapa waktu mengalami keterbatasan mobilitas.
Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menyampaikan bahwa selesainya pembangunan jembatan menandai pulihnya jalur transportasi utama warga setempat. Dengan kembali terbukanya akses ini, aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat diharapkan berangsur normal.
Baca Juga : Rotasi Pejabat Polres Madina, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Integritas
Pada tahap akhir pengerjaan, Satgas Gulbencal masih melakukan penyempurnaan, mulai dari pembersihan badan jalan, pengecatan pilar dan blok jembatan, hingga pemasangan bendera Merah Putih di kedua sisi jembatan sebagai simbol kebangkitan dan semangat kebersamaan.
Pembangunan jembatan Aramco tersebut melibatkan personel gabungan dari Kodim 0211/Tapanuli Tengah, Yon TP 905/TS, serta Denzibang Sibolga. Selain jembatan di Kelurahan Hutanabolon, dua unit jembatan Aramco lainnya juga telah terpasang di Sungai Sigala-gala, Kecamatan Tukka, dengan progres pekerjaan mencapai 100 persen.
Kodam I/Bukit Barisan menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana. Tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur darurat, tetapi juga lewat pendampingan dan penyaluran bantuan logistik agar warga dapat segera kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan aman dan lancar. (Sry)
Sumber: Antara

