Wartalive.co.id – Masyarakat Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mengajukan permintaan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel untuk segera membangun kembali sejumlah jembatan penghubung menuju Mosa dan Mosa Julu di Desa Gunung Baringin Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapsel.
Keluhan ini disampaikan oleh tokoh masyarakat Angkola Selatan, Syafii Siregar, saat menghadiri Safari Ramadhan 1446 Hijriah yang dipimpin langsung oleh Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu dan Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga di Desa Gunung Baringin, Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapsel, Minggu (23/3/2025).
” Jembatan-jembatan tersebut telah ambruk selama dua tahun terakhir dan belum mendapatkan perbaikan dan kami paham, kondisi keuangan Tapsel tahun 2025 sedang sulit. Tapi kami tetap berharap Pak Gus Irawan dan Pak Jafar Syahbuddin memperhatikan kebutuhan vital warga di sini, ” ujar Syafii.
Baca Juga : Ketua DPR RI Minta Kasus Teror Terhadap Tempo Diusut Tuntas
Ia menyebutkan, untuk tetap bisa beraktivitas, warga setempat berinisiatif membuat jembatan darurat dengan merakit batang pohon kelapa. Namun, jembatan tersebut dinilai kurang aman dan hanya bisa digunakan secara terbatas.
Menanggapi hal ini, anggota DPRD Tapsel Baginda Pulungan menjelaskan, kondisi keuangan daerah saat ini memang sedang sulit. Hal ini disebabkan oleh peningkatan belanja pegawai yang signifikan, yang mengurangi alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur.
“ Belanja Modal untuk pembangunan fisik semakin kecil karena tersedot oleh Belanja Pegawai. Tahun ini, Pemkab Tapsel harus menggeser anggaran sekitar Rp200 miliar akibat penambahan ASN PPPK dan CPNS dalam tiga tahun terakhir, ” jelas Baginda.
Selain itu, anggota DPRD Tapsel Irmansyah menambahkan, situasi keuangan semakin berat akibat pemotongan dana transfer pusat ke daerah sebesar Rp113 miliar sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No. 29 Tahun 2025. Hal ini menyebabkan Belanja Modal hanya mencapai 5,80% dari total Belanja Daerah.
Meski demikian, Irmansyah tetap optimis bahwa dengan kepemimpinan Bupati Gus Irawan dan Wakil Bupati Jafar Syahbuddin, kondisi ini dapat diatasi secara bertahap. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung dan mendoakan pemerintah daerah agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
Menanggapi aspirasi masyarakat, Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu membenarkan bahwa struktur APBD Tapsel 2025 sangat terbatas untuk mengakomodasi kebutuhan pembangunan. Namun, ia menegaskan, pihaknya telah mengambil langkah penghematan, termasuk tidak membeli mobil dinas baru dan melakukan rasionalisasi anggaran.
“ Saat ini, kami sedang berupaya menghadirkan program-program pemerintah pusat dan provinsi agar masyarakat Tapsel tetap dapat merasakan manfaat pembangunan, ” kata Gus Irawan.
Lihat Juga : Bupati Langkat dan IPHI Serahkan 395 Paket Sembako di Delapan Kecamatan
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus bekerja keras demi mewujudkan program ‘Tapsel Kembali Bangkit’ secara bertahap.
“ Dengan dukungan dan doa dari masyarakat, kami akan terus fokus dan berikhtiar agar Tapsel bisa bangkit kembali seperti harapan bersama, ” tutupnya.
Di akhir acara, Bupati dan Wakil Bupati menyerahkan zakat pegawai kepada masyarakat yang membutuhkan serta memberikan bantuan ambal sajadah untuk masjid. Kegiatan Safari Ramadhan ini turut dihadiri oleh Sekda Sofyan Adil, pimpinan OPD, serta tokoh agama dan masyarakat lainnya.(RI)

