Tuesday, October 13, 2026

Kabar Duka dari Padangsidimpuan, Penggiat Media Sosial Zulfikar Sahala Rambe Meninggal Dunia

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kabar duka datang dari dunia media sosial. Penggiat media sosial, Zulfikar Sahala Rambe Rambe (48), warga Jalan Dr. Pinayungan, Gang Bersama, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, dilaporkan meninggal dunia, Kamis (15/1/2026).

Peristiwa tersebut mengejutkan banyak pihak, terutama rekan sesama penggiat media sosial dan pengikutnya di berbagai platform media sosial.

- Advertisement -

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para pengikutnya, apalagi, selama ini, almarhum dikenal aktif menyuarakan berbagai isu sosial melalui media sosial dan memiliki banyak pengikut.

Baca Juga : Edarkan Sabu di Lingkungan Sekolah, Pemuda Diciduk Polisi

Sejumlah rekan dan netizen menyampaikan ucapan belasungkawa melalui unggahan di media sosial, serta mengenang kontribusi almarhum dalam menyuarakan aspirasi masyarakat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelumnya korban Zulfikar Sahala Rambe ditemukan telah meninggal dunia dan ditemukan oleh warga Desa Pamuntaran, Kecamatan Padang Bolak Julu, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), di seputaran aliran Sungai Hutan Nabundong.

Penemuan jenazah korban, sekira pukul 10.00 WIB ketika seorang warga setempat, Jamaluddin Harahap (35), hendak memperbaiki saluran air yang tumpat di rumahnya.

Saat menyusuri jalur pipa di kawasan Hutan Nabundong, saksi terkejut melihat sesosok mayat tergeletak di aliran sungai kecil.

Temuan tersebut kemudian diberitahukan kepada Kamis Siregar (60) dan diteruskan ke Kepala Desa Pamuntaran serta pihak kepolisian.

Mendapat laporan, personel Polres Tapsel, bersama Tim Inafis Polres dan KBO Reskrim Polres Tapsel langsung mendatangi lokasi kejadian.

Untuk mencapai lokasi temuan mayat korban, petugas harus berjalan kaki sekitar 80 meter dari jalan lintas Gunung Tua – Pal XI, dengan menuruni area hutan menuju aliran sungai parit kecil di Hutan Nabundong.

Dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga milik korban, antara lain satu buah jaket, satu tas sandang, sepasang sandal karet, serta satu unit handphone merek Samsung warna biru dengan kondisi layar pecah.

Selain itu juga ditemukan satu botol racun rumput merek Gromoxone berisi cairan, tutup botol, satu buah pisau cutter, serta muntahan nasi di sekitar lokasi.

Saat ditemukan, korban mengenakan kaos merah dan celana hitam dengan posisi tubuh menghadap ke samping kanan di aliran parit sungai kecil.

Berdasarkan pemeriksaan luar sementara, petugas menemukan luka sayatan bergaris-garis pada lengan tangan kanan korban dan pada bagian mulut juga ditemukan telur lalat yang mengindikasikan waktu kematian tertentu.

Proses evakuasi jenazah dilakukan oleh tim gabungan TNI-Polri bersama 10 personel BPBD Kabupaten Paluta dan dibantu sekitar 50 warga setempat.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Gunungtua untuk dilakukan visum guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, namun pihak keluarga menolak untuk mengautopsi korban dan selanjutnya korban di bawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dikebumikan.

Kapolres Tapsel AKBP. Yon Edi Winara yang dikonfirmasi, melalui Kasat Reskrim AKP Hardiyanto, Jumat (16/1/2026), membenarkan adanya peristiwa penemuan jasad korban tersebut.

Ia menyampaikan, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui kronogis kejadian.

Lihat Juga : Silaturahmi Kapolres Padangsidimpuan dan Dandim 0212 Tapsel Perkuat Kamtibmas

“ Kami telah mendalami kasus ini dan sementara menyimpulkan dari temuan barang bukti, penyebab kematian diduga akibat bunuh diri, ” ujar Kasat.

Kasat juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menunggu hasil resmi dari penyelidikan pihak kepolisian. (Wan)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya