Saturday, October 10, 2026

Kasatgas PRR Minta K/L dan Pemda Aktif Sampaikan Progres Pemulihan Pascabencana

Baca Juga

Wartalive.co.id – Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR)
Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian meminta
kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah aktif menyampaikan
perkembangan program pemulihan kepada masyarakat. Keterbukaan informasi
diperlukan agar publik dapat mengetahui capaian rehabilitasi dan
rekonstruksi secara jelas, terukur, dan berkelanjutan.

Arahan tersebut disampaikan Tito setelah bertemu Menteri Keuangan
Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin
(27/7/2026). Dalam pertemuan itu, Tito membahas percepatan persetujuan
anggaran bagi sejumlah program prioritas yang dibutuhkan masyarakat di
Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

- Advertisement -

Tito menegaskan Satgas PRR akan terus memantau pelaksanaan program di
lapangan. Karena itu, setiap K/L dan pemerintah daerah perlu
menyampaikan perkembangan kegiatan secara berkala, baik untuk kebutuhan
monitoring dan evaluasi maupun sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada
masyarakat.

Baca Juga : HUT ke-79 Kemnaker Jadi Momentum Perkuat Vokasi dan Transformasi Green Office

“Supaya rehab-rekon betul-betul terlihat di mata masyarakat,” kata Tito.

Pemulihan pascabencana Sumatera telah memiliki Rencana Induk
Rehabilitasi dan Rekonstruksi 2026–2028 yang mencakup 11.520 kegiatan.
Program tersebut dilaksanakan secara kolaboratif oleh 33 K/L bersama
pemerintah daerah terdampak dengan total kebutuhan anggaran mencapai
Rp100,166 triliun.

Pemerintah juga telah menyalurkan tambahan Transfer ke Daerah sebesar
Rp10,6 triliun langsung kepada pemerintah daerah di tiga provinsi
terdampak. Dana tersebut diarahkan untuk mempercepat pemulihan
infrastruktur, pelayanan publik, serta kehidupan sosial dan ekonomi
masyarakat.

Pada 2026, pemerintah mengalokasikan lebih dari Rp39 triliun untuk
mendukung program K/L yang tergabung dalam Satgas PRR. Dari jumlah
tersebut, sekitar Rp31,1 triliun telah disalurkan kepada tujuh instansi,
yakni Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perumahan dan Kawasan
Permukiman, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian
Sosial, Badan Pusat Statistik, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian
Kesehatan.

Tito turut mendorong percepatan persetujuan empat usulan anggaran yang
dinilai sangat prioritas. Anggaran tersebut dibutuhkan Kementerian
Pertanian untuk memulihkan sawah dan perkebunan, Kementerian Kelautan
dan Perikanan untuk merehabilitasi tambak, Kementerian Agama untuk
memperbaiki pesantren, madrasah, dan rumah ibadah, serta Kementerian
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah untuk membantu pemulihan usaha warga
terdampak.

Lihat Juga : Musyawarah IKA MM USU, Gus Irawan Dorong Transformasi

“Kalau sudah ditransfer, saya sebagai Kasatgas akan bisa mendorong
percepatan pemulihan rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujar Tito.

Percepatan anggaran juga menjadi perhatian dalam rapat harian Posko
Nasional Satgas PRR. K/L yang telah menerima anggaran belanja tambahan
diminta segera merealisasikannya menjadi program di lapangan serta
melaporkan perkembangannya secara berkala. Sementara itu, K/L yang
usulan anggaran dan rencana aksinya masih diproses diminta menjaga
konsistensi kebutuhan sesuai Rencana Induk agar proses persetujuan tidak
terhambat.(Satgas PRR)

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya