Wartalive.co.id – Saat ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan mencatat sebanyak 82 pasien menjalani layanan hemodialisis atau cuci darah secara rutin.
Hal itu dilaporkan Direktur RSUD Kota Padangsidimpuan, drg. Susanti Lubis, MKM, pada acara peringatan Hari Ginjal Sedunia (World Kidney Day) Tahun 2026 yang digelar di RSUD Kota Padangsidimpuan, Jumat (27/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padangsidimpuan, H. Rahmat Marzuki Nasution, Staf Ahli, Kepala Badan Keuangan Adi Suoriadi, Plt. Kepala Dinas Kominfo Jhonni Situmeang, Sekretaris Badan Keuangan Pawitno, jajaran RSUD, serta seluruh tenaga medis dan perawat HD di RSUD Kota Padangsidimpuan.
Baca Juga : Momen Mengharukan, Tiga Eks OPM Cium Merah Putih dan Kembali ke NKRI
Direktur RSUD Kota Padangsidimpuan, drg. Susanti Lubis, M.K.M, menyampaikan, layanan hemodialisis di RSUD Padangsidimpuan terus dioptimalkan guna memenuhi kebutuhan pasien.
Saat ini, RSUD memiliki 14 unit mesin hemodialisis yang beroperasi dalam dua sif, yakni pagi dan sore, mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, dengan jumlah pasien yang menjalani layanan cuci darah saat ini sebanyak 82 orang.
” Jumlah tersebut menjadi perhatian serius di tengah meningkatnya kasus penyakit ginjal kronik yang kerap tidak terdeteksi sejak dini. Kami berupaya memberikan pelayanan maksimal agar pasien tetap dapat menjalani terapi dengan baik, ” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan jumlah pasien ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan ginjal, bahkan penyakit ginjal kronik sering kali berkembang tanpa gejala pada tahap awal, sehingga banyak penderita baru menyadari saat kondisinya sudah cukup parah.
Ia menekankan pentingnya deteksi dini serta penerapan pola hidup sehat untuk mencegah penyakit ginjal. Faktor risiko seperti hipertensi dan diabetes, kata dia, perlu dikendalikan sejak awal.
“ Pola hidup sehat, pemeriksaan rutin, serta pengendalian penyakit penyerta menjadi langkah utama untuk mencegah kerusakan ginjal, ” jelasnya.
Selain itu, pihak RSUD juga terus memberikan dukungan kepada para pasien agar tetap semangat menjalani terapi.
Meski harus menjalani cuci darah satu hingga dua kali dalam seminggu, pasien diharapkan tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara produktif.
“ Kami mengajak seluruh pasien untuk tidak menyerah dan tetap semangat. Dukungan keluarga juga sangat penting agar pasien bisa terus menjalani hidup dengan baik, ” tambahnya.
Disamping itu, RSUD Kota Padangsidimpuan juga aktif menggelar edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif.
Diharapkan, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan ginjal semakin meningkat, sehingga angka kasus penyakit ginjal kronik dapat ditekan.
” Dengan meningkatnya jumlah pasien cuci darah, RSUD menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan ginjal sejak dini, ” terangnya.
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, diwakili Sekda Kota Padangsidimpuan, H. Rahmat Marzuki Nasution, menyampaikan, peringatan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan ginjal.
Penyakit ginjal kronik saat ini menjadi salah satu masalah kesehatan global yang terus meningkat, bahkan banyak penderitanya tidak menyadari kondisi tersebut hingga memasuki tahap lanjut.
Rahmat Marzuki menegaskan komitmen Pemko Padangsidimpuan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan fasilitas dan sumber daya di RSUD Kota Padangsidimpuan, serta mendorong program promotif dan preventif di tengah masyarakat.
“ Upaya deteksi dini penyakit ginjal, penerapan pola hidup sehat, serta pengendalian faktor risiko seperti hipertensi dan diabetes harus terus digencarkan, ” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak rumah sakit atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.
Lihat Juga : Polres Tapsel Amankan Kunjungan Mendagri di Huntap
Ia menyampaikan, peringatan tahun ini mengusung tema,’Merawat Kesehatan Ginjal, Melindungi Bumi’, tema tersebut menegaskan bahwa kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan merupakan dua hal yang saling berkaitan.
“ Oleh karena itu, diperlukan inovasi dan kesadaran bersama untuk menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga ramah lingkungan, ” jelasnya.
Sekda berharap, melalui seminar dan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ginjal semakin meningkat. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan.
“ Mari kita wujudkan masyarakat Kota Padangsidimpuan yang lebih sehat, lebih peduli, dan lebih tangguh. Ingat, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati, ” tutupnya.(Wan)

