Tuesday, October 13, 2026

Kejar Target Investasi Rp100 Triliun, DPMPTSP Sumut Bentuk Satgas Percepatan Usaha

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) tengah tancap gas untuk memperkuat daya saing investasi di wilayahnya. Langkah ini diambil guna memenuhi target besar yang dicanangkan oleh pimpinan daerah dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi melalui sektor penanaman modal.

Kepala Bidang Promosi Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumut, Damar Wulan, menyatakan bahwa pihaknya kini tengah menyusun rencana strategis untuk mencapai realisasi investasi sebesar Rp100 triliun. Angka fantastis ini merupakan arahan langsung dari Gubernur Sumatera Utara. “Kami merencanakan untuk mencapai realisasi investasi Rp100 triliun sesuai arahan Pak Gubernur. Untuk mewujudkan hal tersebut, kami membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pelaksanaan Usaha,” ujar Damar Wulan dalam keterangannya pada Rabu (4/3).

- Advertisement -

Keberadaan Satgas ini bukan sekadar formalitas. Menurut Damar, pembentukan Satgas tersebut merupakan salah satu syarat krusial dalam penilaian kinerja pemerintah daerah, sekaligus menjadi instrumen penting untuk memonitor dan membantu para investor yang masuk ke Sumatera Utara.

Baca Juga : Lalu Lintas di Kawasan Pesantren Musthafawiyah Purba Baru Terpantau Lancar saat Kajian Rutin Rabu

Dalam upaya meningkatkan daya saing investasi secara menyeluruh, DPMPTSP Sumut juga telah menyiapkan rangkaian langkah konkret sepanjang tahun ini. Fokus utamanya tidak hanya pada penarikan modal baru, tetapi juga pada pengawasan ketat terhadap operasional bisnis yang sudah berjalan. “Tahun ini kami melakukan pengawasan langsung kepada pelaku usaha, dengan target minimal 177 pelaku usaha. Langkah ini diambil untuk memastikan semua aktivitas penanaman modal berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” tambah Damar.

Selain pengawasan, DPMPTSP Sumut turut merangkul pemerintah kabupaten dan kota untuk mengadakan bimbingan teknis (bimtek). Kolaborasi ini dianggap vital mengingat banyak pelaku usaha yang masih mengalami kendala administratif dalam pelaporan kegiatan usaha mereka. “Masih banyak pelaku usaha yang memasukkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) namun isinya belum benar. Mereka sudah melapor, tapi format atau datanya belum akurat. Melalui bimtek ini, kami membantu pelaku usaha agar pengisian LKPM mereka menjadi benar dan tepat,” pungkasnya. (Febrian)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya